Namun di sisi lain, ketergantungan pada batu bara membuat upaya transisi energi terlihat seperti langkah kosmetik semata.
Tanpa kebijakan yang lebih berani untuk mengurangi produksi batu bara dan mengelola emisi metana secara serius, PTBA berisiko dianggap hanya melakukan “greenwashing” alih-alih berkontribusi nyata pada upaya mitigasi krisis iklim.***