nasional

ID Card Jurnalis Dicabut, CEO Promedia Tegaskan, Jangan Rusak Citra Presiden Prabowo dengan Tindakan Berlebihan!

Senin, 29 September 2025 | 06:17 WIB
CEO PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono. (Foto: Dok. Promedia)

Mediapriangan.com - Polemik pencabutan kartu identitas (ID Card) liputan Istana Negara terhadap salah satu jurnalis nasional terus menjadi sorotan. CEO PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, menegaskan pihaknya prihatin dan meminta klarifikasi resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Menurut Agus Sulistriyono, pencabutan ID Card tersebut menghambat jurnalis yang bersangkutan dalam menjalankan tugasnya di lingkungan Istana.

“Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Istana terkait pencabutan Kartu Identitas Liputan Istana,” ujar Agus Sulistriyono, Minggu (28/9/2025).

Baca Juga: IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik 2028? Jokowi Dukung, AHY Kawal, DPR Masih Kaji Perpres Prabowo

Agus Sulistriyono menilai, apabila pencabutan itu dilakukan secara sepihak, maka tindakan tersebut justru dapat mencoreng nama baik Presiden Prabowo Subianto.

“Jika isu itu benar, pejabat yang bertindak berlebihan dengan mencabut kartu identitas liputan harus dicopot. Tidak cocok model pejabat seperti itu handle kegiatan wartawan,” tegasnya.

Ia mengingatkan, sikap berlebihan bisa menimbulkan kesan negatif terhadap kepemimpinan Presiden.

Baca Juga: Henky Timisela Berpulang di Usia 87 Tahun, ‘Wonder Boy’ yang Persembahkan Gol Emas untuk Timnas Indonesia

“Tindakan berlebihan justru merusak citra Presiden Prabowo. Tapi jujur saja sampai sekarang, saya belum dapat penjelasan langsung dari Istana,” kata Agus.

Sebelumnya, reporter CNN Indonesia, Diana Valencia, mengungkapkan bahwa kartu identitas liputannya telah dicabut pihak Istana. Hal itu disampaikannya melalui tangkapan layar cuitan yang beredar di grup WhatsApp “Forum Wartawan NTT Dunia”, Minggu (28/9/2025).

“Per (Sabtu, 27/9) malam ini, saya bukan wartawan Istana lagi karena ID Card saya sudah diambil oleh Biro Pers,” tulis Diana dalam cuitannya.

Baca Juga: Rekam Jejak Emas Jonatan Christie Usai Juara Korea Open 2025, Bukti Konsistensi dari Asian Games hingga All England

Ia menjelaskan, pencabutan dilakukan karena ia dianggap bertanya di luar konteks acara kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertanyaan itu disampaikan saat Presiden baru saja tiba dari lawatan luar negeri di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9) malam.

Pertanyaan yang diajukan Diana berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini