nasional

Uya Kuya Menangis Lihat Rumahnya Rusak Usai Dijarah, Kenangan Anak-anaknya Raib Tak Bersisa

Senin, 29 September 2025 | 18:50 WIB
Artis Uya Kuya mengaku kecewa setelah kediamannya dijarah oknum demonstrasi pada akhir Agustus 2025. (Instagram.com/@king_uyakuya)

 

Mediapriangan.com - Uya Kuya dan istrinya, Astrid, kembali menapakkan kaki di rumah mereka di kawasan Jakarta Timur setelah hampir sebulan pasca-penjarahan besar yang terjadi pada Sabtu, 20 Agustus 2025 lalu.

Kedatangan Uya Kuya dan istrinya, Astrid bukan disambut kehangatan, melainkan pemandangan memilukan, dinding penuh coretan, ruangan kosong, dan kenangan yang porak-poranda.

Dalam unggahan media sosialnya, Uya Kuya memperlihatkan bagaimana rumah yang dulu menjadi tempat berkumpul keluarga kini hanya menyisakan tembok berlumur vandalisme dan perabotan yang lenyap.

Baca Juga: Viral Bobby Nasution Hentikan Truk Pelat Aceh, Pemprov Sumut Tegaskan Bukan Razia tapi Ajakan Bayar Pajak

Televisi, sofa, bahkan kucing peliharaan mereka pun hilang. Yang paling menyayat hati, banyak barang bernilai kenangan dari masa kecil anak-anaknya, Cinta dan Nino, juga ikut musnah.

Astrid terlihat tak kuasa menahan air mata saat melihat ruangan yang dulu dipenuhi tawa keluarga kini hanya menyisakan kotoran dan serpihan barang berserakan. Uya pun tak kuasa menyembunyikan emosinya.

“Silahkan maki-maki saya, kalian mau fitnah apa pun, hina saya, silahkan. Tapi, jangan hina keluarga saya, anak-anak saya,” ujarnya tegas melalui video di Instagram pribadinya @king_uyakuya.

Baca Juga: Pelepasan Tim Bola Voli ASN Ciamis ke PORNAS XVII KORPRI, Bupati Herdiat Beri Pesan Khusus Soal Sportivitas!

Kenangan yang Ikut Raib

Dalam unggahan lain, Uya menunjukkan ruang tengah rumahnya yang kini kosong melompong. Coretan bernada kasar menutupi dinding, sebagian bahkan ditujukan pada keluarganya.

Astrid hanya bisa berdiri terpaku, seakan mencoba mencari sisa kenangan yang pernah mengisi ruangan tersebut.

Menurut Uya, kehilangan barang-barang mewah bukanlah yang paling menyakitkan. Yang membuatnya pilu adalah hilangnya barang-barang hasil jerih payah anak-anaknya.

“Barang-barang saya ya sudah (gak apa-apa dijarah), tapi gimana barang mertua saya, barang karyawan saya, barang anak saya?” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini