Jerih Payah Anak-anak Ikut Terenggut
Uya Kuya menegaskan, Cinta dan Nino sudah terbiasa mandiri sejak SMP dan membeli sebagian besar barang mereka dengan hasil jerih payah sendiri dari Youtube dan pekerjaan di dunia hiburan.
“Jadi, yang kalian ambil hak-hak anak saya dari kerja keras mereka,” tegas Uya dalam unggahannya.
Luka yang Sulit Pulih
Lebih dari sekadar kerugian materi, Uya Kuya mengaku pengalaman ini meninggalkan luka psikologis mendalam.
Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang kini menjadi saksi bisu dari gelombang amarah oknum massa yang tak terkendali.
Uya dan Astrid berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama bahwa demonstrasi tidak seharusnya berujung pada perusakan dan penjarahan yang merugikan masyarakat.
Bagi mereka, waktu mungkin akan memulihkan kerugian materi, tetapi kenangan yang hilang tidak akan pernah bisa tergantikan.***
Artikel Terkait
Sinopsis Film Tukar Takdir, Kisah Tragis Pesawat dan Satu-Satunya Penumpang Selamat, Siap Rilis 2 Oktober 2025
Jadwal Film Bioskop Garut XXI Ramayana Mall dan Citimall Hari Ini, Cek Tayang Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung
Kemenkes Perketat Awasi MBG, Wajibkan SLHS, Gerakkan Puskesmas, dan Pantau Dapur SPPG untuk Cegah Keracunan
BCA Mobile dan myBCA Error di Senin Pagi, Nasabah Mengeluh Tak Bisa Transaksi, Bank Janjikan Sistem Berangsur Normal
Mengenal PU 608, Kompas Baru Kementerian PU untuk Infrastruktur, Nol Kemiskinan, dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Prabowo Sentil Koruptor Lihai, Tegaskan Panggil Jaksa Agung hingga Klaim Selamatkan Rp300 Triliun untuk MBG