“Pesan ini untuk semua orang, kita telah memasang bom di sekolah kalian. Bom tersebut mulai dalam 45 menit, bila Anda tidak setuju untuk membayar kami senilai USD 30.000 ke alamat bitcoin kami,” tulis pelaku.
Teror Merambah ke NJIS
Ancaman serupa juga diterima North Jakarta Intercultural School (NJIS) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi langsung menyisir lokasi dan berkoordinasi dengan Direktorat Siber untuk melacak pelaku.
Tidak ditemukan bahan peledak di lokasi.
Pelaku Diduga Asal Luar Negeri
Nomor berkode Nigeria menjadi petunjuk utama. Polisi kini bekerja sama dengan tim forensik digital untuk memburu pengirim pesan teror tersebut.
“Kami melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom ini,” tegas Victor.
Pihak kepolisian meminta masyarakat tidak panik dan menyerahkan proses sepenuhnya kepada aparat. Hingga kini, semua lokasi sekolah dinyatakan aman tanpa temuan bom.***