Pada masa itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil langkah serupa dengan menggelar rapat darurat di Jayapura sebelum terbang ke Aceh.
“Ya Allah, musibah apa ini, ucap saya lirih,” tulis SBY dalam catatannya pada 2018, mengingat kembali situasi saat tsunami terjadi.
"Intinya, nampaknya ini bukan bencana alam biasa. Sesuatu yang besar. Kita harus siap menghadapi hal yang paling buruk," terang SBY dalam unggahan yang sama.
SBY juga menjelaskan urgensi bertindak cepat saat itu. "Tidak. Kita langsung ke Aceh. Persiapkan penerbangan kita. Kita berangkat sepagi mungkin," tutup SBY.***