BNPB Tegaskan Empati Nasional dalam Penanganan Bencana Sumatera, Gotong Royong Daerah Mengalir Deras

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 5 Desember 2025 | 11:19 WIB
BNPB menggerakkan Empati Nasional dalam Penanganan Bencana di Sumatera, memastikan Gotong Royong daerah tersalurkan efektif untuk warga terdampak. (Dok. BNPB)
BNPB menggerakkan Empati Nasional dalam Penanganan Bencana di Sumatera, memastikan Gotong Royong daerah tersalurkan efektif untuk warga terdampak. (Dok. BNPB)

 

Mediapriangan.com - Gelombang Empati Nasional kembali terlihat ketika BNPB mengambil peran sebagai koordinator utama dalam Penanganan Bencana yang melanda Sumatera sejak hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut pada 24 November 2025.

Banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mendorong BNPB menggerakkan tim Basarnas, TNI, Polri, serta logistik darurat untuk evakuasi dan pemulihan awal.

Langkah cepat ini menegaskan bahwa penanganan tidak hanya soal respons, tetapi memastikan warga terdampak mampu bangkit melalui skema kerja terpadu.

Baca Juga: JNE Buka Program Gratis Ongkir Bantuan Bencana, Ajak Publik Bergerak Bersama untuk Aceh Sumut Sumbar

Arus dukungan dari berbagai daerah juga datang silih berganti, meneguhkan kekuatan Empati Nasional. Jawa Barat, DKI Jakarta, DIY, Banten, Bengkulu, Kalimantan Utara, hingga Sulawesi Selatan turut mengirim bantuan melalui jalur koordinasi BNPB.

Pemerintah Jawa Timur, misalnya, menyalurkan lebih dari 26 ton kebutuhan dasar ke posko BNPB di Aceh dan Sumatera Utara. Dukungan sektor swasta dan masyarakat juga diatur melalui mekanisme yang sama, memastikan Gotong Royong yang terjadi benar-benar tepat sasaran dalam mendukung Penanganan Bencana.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi sinergi tersebut. "Ini sinergi yang luar biasa." Ia menilai koordinasi daerah di bawah BNPB menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan wilayah Sumatera.

Baca Juga: DPR Soroti Penanganan Bencana Sumatera, Metode Bantuan Udara Dipertanyakan demi Efektivitas dan Etika

Tito juga menerbitkan Surat Edaran pada 1 Desember 2025 sebagai dasar hukum agar penyaluran bantuan melalui BNPB tetap transparan dan terkoordinasi. Menurutnya, kolaborasi seperti ini memperlihatkan bagaimana Gotong Royong antardaerah berjalan efektif ketika dihadapkan pada situasi darurat.

Derasnya dukungan ini juga selaras dengan posisi Indonesia dalam World Giving Index (WGI) 2024, di mana negara ini menjadi yang paling dermawan di dunia untuk ketujuh kalinya.

Laporan Charities Aid Foundation menunjukkan bahwa mayoritas warga giat berdonasi dan terlibat sukarelawan, sebuah potret yang kembali tercermin dalam masifnya Empati Nasional pada Penanganan Bencana di Sumatera.

Baca Juga: Penanganan Banjir Sumatera Disoal, Anggota DPR Usman Husin Desak Menhut Raja Juli Jelaskan Izin Kehutanan

Fenomena ini tidak hanya menggambarkan angka statistik, tetapi menunjukkan hati masyarakat yang selalu siap membantu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X