nasional

Sonny T. Danaparamita Desak Audit Total Kecelakaan Pesawat ATR 42 500 di Sulawesi

Senin, 19 Januari 2026 | 12:47 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, menaruh perhatian serius terhadap tragedi kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Sulawesi. (Dok. DPR RI)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Tragedi kecelakaan pesawat ATR 42 500 di wilayah Sulawesi menuai perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita.

Ia menegaskan bahwa keselamatan penerbangan merupakan aspek fundamental yang tidak boleh dikompromikan dan harus menjadi prioritas utama negara.

Sonny menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut dan berharap para korban yang gugur dalam menjalankan tugas negara mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Basarnas Ungkap Fakta Baru Pencarian

“Ini adalah duka kita bersama. Para korban sedang menjalankan amanah negara dan sudah sepantasnya negara hadir secara penuh untuk mereka dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Sonny dalam keterangannya, Selasa (19/1/2026).

Ia juga mengapresiasi kinerja Basarnas serta seluruh unsur gabungan yang bergerak cepat dalam proses pencarian dan evakuasi, meski dihadapkan pada kondisi medan yang tidak mudah.

KNKT Diminta Transparan Ungkap Penyebab

Terkait penyebab kecelakaan, Sonny mendesak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, objektif, dan transparan.

Baca Juga: Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Leang-leang Maros, Basarnas Makassar Turunkan Tim Pencarian

Menurutnya, keterbukaan informasi kepada publik sangat penting demi menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan standar keselamatan penerbangan nasional.

“Apakah kecelakaan ini disebabkan faktor manusia, teknis, atau faktor lainnya, semuanya harus diuji secara objektif. Jika ditemukan unsur kelalaian, sanksi harus diberikan tanpa ragu,” tegasnya.

Sonny mengingatkan, sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi udara, Indonesia tidak boleh lengah dalam menjamin keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Wakasau Tedi Rizalihadi Kenang Sosok Ceria Marsma Fajar Adriyanto, Gugur dalam Insiden Pesawat di Ciampea

Halaman:

Tags

Terkini