Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan jangka panjang, terutama dalam upaya pencegahan stunting. Oleh karena itu, sasaran seperti siswa Muslim, ibu hamil, dan balita tetap menjadi prioritas selama MBG Ramadan 2026.
"Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita," tutur Dadan.
"(Hal itu) karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," tandasnya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap MBG Ramadan 2026 tetap mampu menjaga kualitas gizi nasional. Penyesuaian menu dinilai sebagai langkah adaptif agar Makan Bergizi Gratis tetap relevan tanpa mengganggu ibadah siswa Muslim selama bulan suci Ramadan.