Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan jangka panjang, terutama dalam upaya pencegahan stunting. Oleh karena itu, sasaran seperti siswa Muslim, ibu hamil, dan balita tetap menjadi prioritas selama MBG Ramadan 2026.
"Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita," tutur Dadan.
"(Hal itu) karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," tandasnya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap MBG Ramadan 2026 tetap mampu menjaga kualitas gizi nasional. Penyesuaian menu dinilai sebagai langkah adaptif agar Makan Bergizi Gratis tetap relevan tanpa mengganggu ibadah siswa Muslim selama bulan suci Ramadan.
Artikel Terkait
Menu MBG Berlendir dan Buah Busuk, Kepala SDN Lampung Utara Murka dan Tuntut Tanggung Jawab Dapur
Viral di Medsos, Guru Honorer Bandingkan Kesenjangan Gaji dengan Sopir MBG hingga Menangis
Ambulan Hilir Mudik ke SMAN 2 Kudus, 118 Siswa Dirawat Usai Dugaan Keracunan Massal Terkait MBG
Keracunan Massal Diduga Imbas MBG, Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Sempat Dievakuasi, Ini Kronologi Versi Sekolah
Jelang Proliga 2026 Seri Malang, Statistik Poin Megawati Hangestri Memukau, Cek Daftar Top Skor dan Top Blocker
Prabowo Ajak Elite Bersatu Lawan Kemiskinan dan Kelola Kekayaan Alam Demi Kesejahteraan Rakyat
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Bersatu Kelola Kekayaan Alam untuk Hapus Kemiskinan dan Sejahterakan Rakyat
Proliga 2026 Masuki Fase Penentu Final Four, Ini Jadwal Pertandingan Seri Malang dan Aksi Megawati Hangestri