JAKARTA, Mediapriangan.com - Sektor UMKM dan koperasi di Indonesia mendapatkan angin segar melalui capaian impresif yang dibukukan oleh PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sepanjang tahun 2025.
Perusahaan yang bernaung di bawah holding Indonesia Financial Group (IFG) ini membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi nasional dengan mencatatkan volume penjaminan yang menyentuh angka 247,57 triliun rupiah.
Keberhasilan ini memberikan dampak langsung kepada lebih dari 5,56 juta pelaku usaha di seluruh penjuru negeri. Capaian tersebut tidak hanya soal angka, melainkan wujud nyata inklusi keuangan yang merangkul unit usaha kecil agar lebih berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Transformasi IFG di Tengah Tekanan Global, Strategi Konsolidasi Asuransi Nasional Mulai Dipercepat
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyatakan bahwa pertumbuhan positif ini selaras dengan misi menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat.
"IFG mengapresiasi kinerja Jamkrindo yang tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga konsisten dalam mendampingi UMKM agar naik kelas dan berdaya saing. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan," ujarnya.
Kekuatan Finansial dan Pengelolaan Risiko
Secara fundamental, kondisi keuangan perusahaan menunjukkan resiliensi yang sangat tinggi. Jamkrindo berhasil meraup laba bersih sebesar 1,05 triliun rupiah dengan total aset mencapai 30,86 triliun rupiah.
Baca Juga: Mudik Nyaman Bersama BUMN, IFG Group Berangkatkan 25.304 Pemudik untuk Mudik Lebaran 2026
Keberhasilan menjaga profitabilitas di tengah ekspansi penjaminan ini tidak lepas dari penerapan manajemen risiko yang sangat disiplin.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jamkrindo terus menyelaraskan langkah dengan transformasi holding.
Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan UMKM dan koperasi memiliki akses pasar dan permodalan yang lebih luas tanpa meninggalkan aspek keberlanjutan.