Satpam Dapur MBG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng untuk Beli Narkoba, Polisi Ungkap Kronologi Kasus

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 29 Juli 2026 | 21:39 WIB
Menyoroti kasus satpam SPPG di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga menjual 1.700 ompreng MBG ke pengepul besi.   (Instagram.com/winnews - terasnegeriku)
Menyoroti kasus satpam SPPG di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga menjual 1.700 ompreng MBG ke pengepul besi. (Instagram.com/winnews - terasnegeriku)

TANGERANG SELATAN, Mediapriangan.com - Kasus pencurian perlengkapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciputat, Tangerang Selatan, mengundang perhatian publik. Seorang petugas keamanan berinisial TRS (50) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menggasak ribuan ompreng dan sejumlah peralatan dapur sebelum dijual sebagai barang rongsokan.

Ironisnya, berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, uang hasil penjualan barang curian tersebut diduga digunakan tersangka untuk membeli narkotika.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengungkapkan bahwa ompreng berbahan stainless steel itu dijual kepada pengepul barang bekas untuk kemudian dilebur.

"Barang tersebut dijual ke pengepul rongsokan untuk dilebur karena berbahan stainless steel. Uangnya digunakan membeli narkoba," ujar Bambang dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Viral Dugaan Candi Raksasa di Cimahi, Benarkah Lebih Besar dari Borobudur? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Terungkap dari Kasus Pencurian di Dapur MBG

Peristiwa pencurian terjadi di Dapur SPPG Ciputat 07 yang berada di Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Ciputat, pada 8 Juli 2026. Saat kejadian, fasilitas tersebut diketahui belum lama dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah setempat.

Dalam proses penyidikan, polisi melakukan tes urine terhadap TRS. Hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine.

"Hasil tes urine menunjukkan positif amphetamine dan methamphetamine. Dari pengakuannya, tersangka memang sempat menggunakan narkoba beberapa hari sebelumnya," kata Bambang.

Baca Juga: Hidroponik Sistem Sumbu Jadi Pilihan Urban Farming di Lahan Sempit, Murah dan Mudah untuk Pemula

Ribuan Ompreng hingga CCTV Ikut Hilang

Akibat aksi pencurian tersebut, pihak pengelola mengalami kerugian cukup besar. Sedikitnya 1.700 ompreng dilaporkan raib, bersama dua unit kompor, satu blender, satu printer, satu genset, dan satu power box.

Tak hanya itu, perangkat perekam CCTV, kunci gerbang, serta kunci sejumlah ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri juga dilaporkan hilang.

Pengungkapan kasus bermula dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur. Polisi memperoleh informasi adanya seseorang yang menawarkan ompreng dalam jumlah besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X