nasional

Dua Pejabat Kemensos Dinonaktifkan Gus Ipul Buntut Investigasi Skandal Pengadaan Sepatu SR Rp799 Ribu

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:45 WIB
Dua pejabat Kemensos dinonaktifkan Gus Ipul sebagai langkah tegas mengevaluasi proses pengadaan sepatu SR tahun 2025 yang memicu kontroversi publik. (Instagram/pandemictalks)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Langkah tegas diambil oleh Kementerian Sosial dalam membenahi internal mereka. Melalui keputusan terbaru, dua pejabat Kemensos dinonaktifkan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.

Kebijakan ini merupakan buntut panjang dari sorotan tajam publik atas proyek pengadaan sepatu SR seharga Rp799 ribu untuk tiap pasangnya pada tahun anggaran 2025.

Dua aparatur yang dibebastugaskan sementara tersebut menduduki posisi strategis, yakni Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa bersama Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.

Penonaktifan ini dilakukan agar tidak mengganggu jalannya investigasi internal yang saat ini sedang bergulir secara intensif.

Baca Juga: Baku Tembak di Pesawaran Akhiri Pelarian Bahroni Maling Motor Penembak Bripka Arya Supena di Lampung

Gus Ipul menegaskan bahwa pembekuan jabatan ini esensial bagi jalannya pemeriksaan.

"Dalam kaitan dengan keperluan tersebut, juga untuk kelancaran terhadap proses pendalaman yang dimaksud," kata Gus Ipul yang dikutip dari pernyataan resminya, pada Jumat, 15 Mei 2026.

"Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya," tambahnya.

Sebelum sanksi etik ini dijatuhkan, tim khusus di bawah komando Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono telah bergerak melakukan klarifikasi mendalam selama satu pekan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Kawah Putih Jadi Primadona Libur Akhir Pekan, Wisata Alam Gunung Patuha Dipadati

Evaluasi radikal kini tengah dijalankan agar potensi penyimpangan serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang.

"Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026," tambahnya.

Kegaduhan mengenai harga eceran alas kaki siswa Sekolah Rakyat yang menyentuh angka Rp799 ribu tersebut awalnya memicu polemik luas di jagat maya, termasuk menjadi bahasan hangat akun Instagram @pandemictalks.

Halaman:

Tags

Terkini