nasional

Muhammad Qodari Jelaskan Progres Kopdes Merah Putih, Tekankan Komunikasi Berbasis Data dan Kondisi Lapangan

Minggu, 5 Juli 2026 | 12:57 WIB
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menjelaskan progres Kopdes Merah Putih lewat komunikasi berbasis data, mulai pembangunan hingga potensi penghematan. (Dok. Bakom RI)

“Nah, menuju ke 40.000 sesuai proyeksi Menteri Koperasi di tahun 2026, itu masih berproses. Kalau bangunan udah jadi, itu ada tahapannya. Tahapannya tentu letak display, abis itu masuk barang. Jadi, tunggu tanggal mainnya,” sambungnya.

Baca Juga: Masalah Pendanaan Kopdes Merah Putih Tuntas, Zulhas Puji Menkeu Purbaya, 6 Bulan Selesai dalam 30 Menit

Komunikasi Berbasis Data untuk Menjelaskan Manfaat Program

Selain menjelaskan progres pembangunan, Muhammad Qodari juga memaparkan manfaat ekonomi yang diharapkan dari kehadiran Kopdes Merah Putih melalui pendekatan komunikasi berbasis data.

Ia mencontohkan harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual melalui koperasi memiliki selisih lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Harga LPG di pasaran saat ini sekitar Rp20.000 per tabung ukuran 3 kilogram, di koperasi Rp16.000. MinyaKita biasanya di pasaran Rp21.000, di koperasi Rp15.700,” ungkap Qodari pada 10 Juni 2026 lalu.

Baca Juga: Aturan Kopdes Merah Putih Rampung, Zulhas Targetkan 15.000 Koperasi Desa Beroperasi Bulan Ini

Mengacu pada data Kemendukbangga tahun 2025, terdapat sekitar 74 juta keluarga di Indonesia dengan rata-rata konsumsi empat tabung LPG 3 kilogram dan empat liter minyak goreng setiap bulan.

Dengan perhitungan tersebut, penghematan pembelian LPG diperkirakan mencapai sekitar Rp14,2 triliun per tahun. Sementara penghematan dari pembelian MinyaKita diproyeksikan mencapai sekitar Rp18,82 triliun per tahun.

“Maka dalam satu tahun sebenarnya masyarakat dapat menghemat sekitar Rp33 triliun. Bagi keluarga yang setiap hari menghitung pengeluaran dengan cermat, itu adalah penghematan yang berarti, dan angka itu bukan sekadar kalkulasi di atas kertas, bukan cuman omon-omon,” terang Kepala Bakom tersebut.

Baca Juga: Budi Gunawan Serukan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Desa, Dukung Program 80.000 Kopdes Merah Putih ala Prabowo

Potensi Serap Lebih dari 1,4 Juta Tenaga Kerja

Di samping manfaat ekonomi, Muhammad Qodari juga menyoroti potensi penyerapan tenaga kerja dari program KDKMP.

Menurutnya, selain merekrut manajer melalui seleksi nasional, setiap koperasi juga akan melibatkan tenaga kerja lokal yang berasal dari desa tempat koperasi beroperasi.

Target pembangunan sebanyak 80.000 unit Kopdes Merah Putih hingga 2029 diperkirakan mampu membuka lebih dari 1,4 juta lapangan pekerjaan.

Halaman:

Tags

Terkini