JAKARTA, Mediapriangan.com - Nama Mega Salsabillah menjadi perbincangan di media sosial setelah mengunggah konten satire yang menyinggung temuan duit Jampidsus dalam perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Konten tersebut viral dalam waktu singkat. Namun, beberapa hari kemudian Mega Salsabillah mengaku didatangi aparat kepolisian pada dini hari untuk meminta klarifikasi terkait video yang dibuatnya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 15 Juli 2026, komika tersebut menjelaskan bahwa banyak orang menghubunginya setelah kabar itu beredar luas.
"Saya kaget, ternyata banyak banget WhatsApp terus panggilan tak terjawab sampai DM yang masuk untuk nanyain kondisi saya," kata Mega.
Mengaku Didatangi Polisi Pukul 03.00 WIB
Dalam penjelasannya, Mega Salsabillah mengatakan rumahnya didatangi aparat dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Ia menegaskan kondisinya baik-baik saja dan kedatangan petugas hanya berkaitan dengan klarifikasi atas konten satire yang sempat viral.
"Saya alhamdulillah baik-baik saja. Banyak yang nanyain kenapa saya sampai didatangi polisi dan itu benar, didatangi jam 3 subuh."
"Jadi akhirnya saya hanya mengklarifikasi saja bahwa itu konten dan saya enggak ada hubungannya dengan duit itu, abis duitnya enggak ada yang ngakuin."
Berawal dari Satire soal Duit Jampidsus
Mega menjelaskan ide videonya muncul setelah ramai pemberitaan mengenai dugaan kasus yang menyeret Febrie Adriansyah. Ia kemudian membuat parodi dengan mengklaim secara bercanda bahwa duit Jampidsus tersebut adalah miliknya.
"Jadi awalnya, saya bikin konten lah tentang si (mantan) jaksa Febrie yang ada duit di rumahnya."