nasional

Prabowo Tegas soal Pejabat yang Rugikan Rakyat, Korupsi Tak Ditoleransi dan Menteri Diminta Kompak

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:11 WIB
Prabowo menegaskan pejabat yang rugikan rakyat dan korupsi tidak ditoleransi. Prabowo mengajak seluruh menteri kompak bekerja. (Dok. Gerindra)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pejabat yang menyalahgunakan amanah hingga melahirkan kebijakan yang merugikan rakyat. Sikap tersebut kembali ditegaskan saat menghadiri Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia di Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai seluruh pejabat negara memiliki tanggung jawab besar karena bekerja dengan mandat dan kepercayaan dari rakyat. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, bukan sebaliknya.

"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat," ucap Prabowo.

Baca Juga: Viral Konten Satire Mega Salsabillah soal Duit Jampidsus, Komika Ngaku Didatangi Polisi Jam 3 Subuh

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap pejabat di berbagai lembaga, baik di kementerian, birokrasi maupun badan usaha milik negara. Menurut Prabowo, seluruh aparatur pemerintahan harus mengedepankan pelayanan kepada rakyat sebagai prioritas utama.

Selain mengingatkan soal kebijakan yang berdampak negatif bagi masyarakat, Prabowo juga menegaskan perang terhadap korupsi tetap menjadi komitmen pemerintah. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terbukti mencuri uang rakyat.

"Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Saya tidak akan ragu-ragu!" tegas Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional, Petani Disiapkan Jadi Pengguna Pertama Produk Anak Bangsa

Prabowo juga mengajak seluruh jajaran kabinet, pemerintah daerah, birokrasi, hingga BUMN untuk memperkuat kolaborasi. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi modal penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.

Ia menilai kekayaan nasional harus dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat saat ini sekaligus menjamin masa depan generasi berikutnya. Karena itu, seluruh unsur bangsa diminta mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kepentingan nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global. Indonesia, kata dia, tetap membuka diri untuk menjalin hubungan baik dengan berbagai negara, namun kekompakan di dalam negeri harus menjadi fondasi utama.

Baca Juga: Penyidikan Kasus Penyiksaan YTR di Bandung Menguat, Polisi Kantongi Keterangan 31 Saksi dan Temukan Alat Siksa

"Kita tidak mau memusuhi siapa saja. Saya katakan kita mau bersahabat dengan semua negara," sebut Prabowo.

"Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu, semua unsur," sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini