nasional

Aliansi Masyarakat Jakarta Siapkan Apel Siaga, Warga Diajak Waspadai Provokasi di Media Sosial

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:50 WIB
Aliansi Masyarakat Jakarta mengajak warga menjaga Jakarta tetap kondusif dan tidak terpancing provokasi. Apel Siaga Jaga Jakarta digelar 27 Agustus. (Dok. Istimewa)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Ajakan menjaga keamanan Jakarta kembali disuarakan Aliansi Masyarakat Jakarta menjelang pelaksanaan Apel Siaga Jaga Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Juru Bicara Aliansi Masyarakat Jakarta Novran Andri Gunawan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat menjaga Jakarta tetap tertib, aman dan damai. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Timur, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Novran, kondisi Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi maupun ajakan yang berpotensi memicu kericuhan.

Baca Juga: 21 Orang Diamankan Jelang Demo Mahasiswa di Jakarta, Polisi Sebut Bawa Petasan hingga Flare

"Kami dari Aliansi Masyarakat Jakarta mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Kota Jakarta agar tetap kondusif, tertib, aman dan damai," ujar Norvan mengawali ajakan jaga Jakarta.

Ia secara khusus meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai konten yang beredar di media sosial. Informasi yang tidak memiliki sumber jelas, kata dia, perlu disikapi secara hati-hati agar tidak memicu tindakan yang merugikan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk waspada dan tidak mudah terprovokasi atau terpancing terhadap ajakan provokatif di media sosial yang sumbernya tidak jelas," kata Novran.

Baca Juga: Viral CCTV Bundaran HI Dikabarkan Mati saat Demo Mahasiswa, Pemprov DKI Tegaskan CCTV Bundaran HI Berfungsi Normal

Aliansi Masyarakat Jakarta selanjutnya akan menggelar Apel Siaga Jaga Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari seruan menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif.

Novran juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjauhi tindakan provokatif dan anarkis. Menurutnya, menjaga ketertiban tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Warga Jakarta juga diajak menjaga lingkungan sekitar, fasilitas publik, persatuan serta keamanan bersama. Upaya tersebut dinilai penting agar suasana kota tetap terkendali di tengah berbagai informasi dan ajakan yang beredar.

"Jakarta adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan provokator menghancurkan Kota Jakarta yang kita cintai," ujarnya.***

Tags

Terkini