nasional

Demo 27 Agustus, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh

Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:43 WIB
Demo 27 Agustus di depan DPR diikuti empat kelompok dengan tuntutan berbeda. Polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga hendak membuat rusuh. (Threads/ilhampid)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Demo 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR/MPR RI menjadi perhatian aparat keamanan. Polisi disebut telah mengamankan sejumlah orang yang diduga berpotensi membuat kerusuhan dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Informasi itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago saat ditemui awak media di kawasan Plataran Gelora Bung Karno (GBK), Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Djamari, pengamanan terhadap sejumlah orang tersebut telah dilakukan sejak Rabu malam. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya menjaga agar penyampaian aspirasi dalam Demo 27 Agustus tidak terganggu oleh kelompok yang berpotensi melakukan tindakan anarkis.

Djamari mengatakan informasi tersebut diperolehnya langsung dari Kapolda Metro Jaya.

“Bahkan Kapolda menyampaikan saya dari sejak tadi malam itu dilakukan dan ada beberapa orang yang sudah kita periksa dan kita tahan untuk sementara,” ujar Djamari kepada awak media di kawasan Plataran Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga: Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas

Jumlah Orang yang Diamankan Menunggu Keterangan Polisi

Terkait jumlah orang yang telah diamankan, Djamari belum memberikan angka secara rinci. Ia menyebut informasi resmi mengenai jumlah orang yang diperiksa serta barang yang ditemukan akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.

“Mungkin nanti Kapolda akan menyampaikannya secara pers ya, keterangan pers berapa orang dan mereka membawa apa saja, itu mungkin akan dipaparkan oleh Polda,” imbuhnya.

Dalam pengamanan Demo 27 Agustus, personel gabungan TNI dan Polri disiapkan untuk menjaga situasi di sekitar lokasi aksi. Aparat juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Djamari menyebut pengalaman aksi unjuk rasa pada Agustus 2025 menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pengamanan kali ini.

“Kita punya pengalaman tahun lalu yang bakar-bakar di depan Polda kan ada. Itu perusuh-perusuh seperti ini yang kita jaga,” ungkapnya.

“Dan kita tahu pergerakan mereka, kita tahu di mana kami bisa menutupnya. Mudah-mudahan kita bisa lakukan itu,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini