Demo 27 Agustus, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:43 WIB
Demo 27 Agustus di depan DPR diikuti empat kelompok dengan tuntutan berbeda. Polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga hendak membuat rusuh. (Threads/ilhampid)
Demo 27 Agustus di depan DPR diikuti empat kelompok dengan tuntutan berbeda. Polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga hendak membuat rusuh. (Threads/ilhampid)

Baca Juga: Pulihkan Fungsi Olahraga Dadaha, Pemkot Tasikmalaya Tutup Jalan Utama Dadaha

Empat Kelompok Ikut Demo 27 Agustus

Demo 27 Agustus di depan Gedung DPR/MPR RI diikuti empat kelompok dengan agenda dan tuntutan yang berbeda.

Kelompok pertama adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Mereka membawa dua tuntutan, yakni mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta meminta hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Kelompok kedua, Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), menyampaikan tiga tuntutan. Selain meminta pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor, mereka mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Selama 2026, 103 Kasus HIV/AIDS Kota Tasikmalaya Didominasi LSL, Usia Produktif Paling Rentan

Kelompok berikutnya adalah Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM). Kelompok ini membawa 10 tuntutan dalam aksi di depan Gedung DPR.

Tuntutan GERAM antara lain meminta pertanggungjawaban politik dan hukum Prabowo-Gibran atas kebijakan yang dikeluarkan, menghentikan program KDKMP dan MBG, serta menghentikan kebijakan publik yang dinilai menindas masyarakat.

GERAM juga menuntut penyediaan pendidikan dan kesehatan gratis, penurunan harga kebutuhan pokok, peningkatan upah buruh, serta penetapan bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan NTT.

Baca Juga: Jurnalis Promedia Jadi Korban Gempa NTT, Mari Bersama Bantu Mereka Bangkit dan Pulihkan Kehidupan

Selain itu, mereka meminta jaminan hak pekerja rumah tangga, menolak perluasan peran militer di ranah sipil, menghentikan kriminalisasi aktivis, serta menyita aset koruptor untuk dialihkan bagi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan pemulihan bencana.

Sementara kelompok keempat adalah Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4). Berbeda dengan kelompok lainnya, RMP4 membawa seruan dukungan terhadap program pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X