JAKARTA, Mediapriangan.com - Gelombang laut setinggi 4 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia hingga Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir agar memperhatikan kondisi laut sebelum beraktivitas.
Peringatan dini yang berlaku sejak 11 Oktober 2026 itu mencakup wilayah dengan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter. Kondisi tersebut masuk kategori gelombang tinggi dan dapat meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi kapal berukuran kecil.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian meliputi perairan selatan Pulau Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, serta kawasan Samudra Hindia di sebelah barat Sumatra.
Baca Juga: Video Penghulu Viral di Mojokerto, Minta Maaf kepada Fotografer dan Kemenag Telusuri Kejadian
Daftar Perairan yang Berpotensi Mengalami Gelombang Tinggi
Berdasarkan informasi dalam peringatan BMKG, sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter meliputi:
Samudra Hindia bagian barat Sumatra, termasuk perairan barat Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung.
Perairan selatan Pulau Jawa, mulai dari Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Perairan selatan Bali dan sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat.
Wilayah Banten, meliputi perairan selatan Pandeglang, selatan Lebak, serta Selat Sunda bagian barat Pandeglang.
Wilayah tersebut tercantum dalam peringatan dini untuk periode yang disebutkan. Kondisi aktual dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan angin sehingga masyarakat perlu memeriksa pembaruan informasi sebelum melaut.
Angin Kencang Memengaruhi Tinggi Gelombang