JAKARTA, Mediapriangan.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono diminta tidak ragu membongkar dugaan praktik rente dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang menyasar kebutuhan gizi jutaan anak tersebut dinilai terlalu besar jika sampai dimanfaatkan pihak tertentu untuk meraup keuntungan tanpa memberikan kontribusi yang sepadan.
CEO Promedia Group, Agus Sulistriyono menyatakan, dukungannya terhadap langkah Sudaryono yang mulai menyoroti berbagai persoalan dalam tata kelola MBG.
Menurut Agus, pembenahan tidak cukup berhenti pada peringatan. BGN perlu berani memeriksa kontrak, menelusuri aliran uang, serta menindak pihak yang terbukti membebani program.
Baca Juga: Viral Guru di Bogor Protes Cek Aroma MBG, BGN Sebut Guru Perlu Periksa Makanan Sebelum Dimakan
“Mas Dar, jangan berhenti pada peringatan. Bongkar polanya, periksa kontraknya, telusuri uangnya, dan keluarkan pihak yang terbukti membebani program,” kata Agus dalam opininya, Senin (5/10/2026).
Ia menyebut sedikitnya ada tiga pola yang perlu mendapat perhatian serius, yakni praktik penguasaan dapur melalui banyak yayasan, keberadaan broker atau perantara, serta dugaan setoran per porsi kepada pihak tertentu.
Agus menyoroti informasi mengenai adanya pengusaha yang mendirikan banyak yayasan untuk mengelola sejumlah dapur MBG.
Baca Juga: Pegawai SPPG Bantul Dipecat Buntut Video Diduga Olok-olok Korban Keracunan MBG Karo, Ini Alasan BGN
Menurutnya, kondisi tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui siapa sebenarnya pihak yang berada di balik pengelolaan yayasan-yayasan tersebut.
Pembatasan kepemilikan atau pengelolaan, kata dia, jangan hanya berlaku secara administratif. Jangan sampai satu kelompok justru memperluas penguasaan melalui sejumlah nama yayasan yang berbeda.
“Modal besar dan koneksi politik tidak boleh menjadi tiket perlakuan istimewa,” ujarnya.
Agus juga mengungkap pengalaman yang menurutnya dapat menjadi pintu masuk untuk memeriksa skema perantara dalam kemitraan MBG.
Artikel Terkait
RDP Keracunan MBG di Karo Memanas, Orang Tua Siswa Ungkap Anak Alami Gangguan Ginjal dan Takut Keramaian
Kasus Keracunan MBG Berulang, Mahfud MD Desak SPPG yang Bersalah Diproses Hukum
273 Siswa dan 43 Guru Diduga Keracunan MBG di Pati, Makanan Datang Terlambat hingga SPPG Ditutup
269 Siswa di Gembong Pati Diduga Keracunan MBG, 59 Dirawat Inap dan Sampel Makanan Diperiksa
Kasus Keracunan MBG Berulang, BPOM Ungkap Makanan Lebih dari 4 Jam Bisa Basi Sebelum Diterima Siswa
Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, 142 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit dan SPPG Ungkap Soal Uji Makanan
Siswi Karo Diduga Keracunan MBG Dirawat di RSCM, Dokter Pastikan Memori dan Fungsi Otaknya Baik
Hampir Sepekan Dirawat di RSCM, 2 Siswi Karo Diduga Korban Keracunan MBG Akhirnya Pulang
Pegawai SPPG Bantul Dipecat Buntut Video Diduga Olok-olok Korban Keracunan MBG Karo, Ini Alasan BGN
Dua Pegawai SPPG Galang Barat 2 Viral Usai Cemooh Korban Keracunan MBG, Kini Sampaikan Klarifikasi dan Minta Maaf