Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, kedua institusi tersebut berganti nama. Unyu Zigyosha ppun berganti nama menjadi Djawatan Pengangkoetan.
Sementara Zidosha Sokyoko menjadi Djawatan Angkutan Darat. Namun hal itu tidak berlansung lama. Setelah Menteri Perhubungan mengeluarkan Maklumat tersebut.
Maklumat itu berisi keputusan penggabungan kedua Djawatanmenjadi DAMRI. Sejak itu diperingati Hari Angkutan Nasional setiap 24 April.
Tujuan Hari Angkutan Nasional
Tujuan diadakannya Hari Angkutan Nasional adalah untuk mengangkat perkembangan sejarah angkutan umum di Indonesia, serta mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.
Selain itu, Hari Angkutan Nasional juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan transportasi umum sebagai solusi mengurangi kemacetan serta menjaga fasilitas umum yang ada.
Dengan peringatan Hari Angkutan Nasional, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang sejarah angkutan umum di Indonesia serta saling menjaga fasilitas yang tersedia.
Perkembangan angkutan umum di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan sisi kenyamanan, keamanan, keselamatan bagi masyarakat, serta berdampak positif bagi kesehatan lingkungan.
Oleh karena itu, marilah kita peringati Hari Angkutan Nasional 2023 dengan penuh semangat dan penghargaan atas semua kontribusi yang telah diberikan oleh sektor ini.***