Mediapriangan.com - Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Perbaikan (KPP), belum mengumumkan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya dalam Pemilu 2024.
Pengumuman sispa sosok cawapres Anies Baswedan tidak terjadi saat acara Apel Siaga Perubahan Partai NasDem di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 16 Juli 2023.
Sebagai loyalis Anies Baswedan, pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, memberikan pandangannya mengenai tidak dideklarasikannya cawapres Anies Baswedan pada acara tersebut.
Refly Harun menyebutkan empat nama yang sering diisukan sebagai calon wakil presiden Anies, namun ia meyakini bahwa Anies mungkin akan memilih sosok lain di luar dari keempat nama tersebut.
Keempat nama yang disebutkan adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, dan Gatot Nurmantyo.
Refly menyoroti bahwa AHY adalah orang yang mengantarkan dan menjemput Anies saat beribadah haji, sedangkan Khofifah belum pernah terlihat bersama Anies Baswedan.
Baca Juga: Gatot Nurmantyo: Calon Kuat Cawapres Anies Baswedan dalam Pilpres 2024?
Yenny Wahid juga belum pernah terlihat bersama Anies, tetapi terlihat mengharapkan posisi tersebut. Sementara itu, Refly juga mempertanyakan nama Gatot Nurmantyo.
"Apakah AHY? Atau Khofifah yang tak pernah muncul bersama Anies? Apakah Yenny Wahid? Bagaimana dengan Gatot Nurmantyo," ungkapnya sebagaimana dilansir dari YouTube Refly Harun Official.
Menurut Refly, Anies seharusnya mengumumkan nama cawapres setelah pulang dari ibadah haji di Mekah. Namun, rencana itu batal dengan alasan yang beragam.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim, telah mengonfirmasi pembatalan pengumuman sepulang dari ibadah haji di Mekah tersebut.