nasional

Pertempuran Surabaya, Menjadi Asal Usul Diperingatinya Hari Pahlawan Setiap 10 November. Simak Alasannya

Minggu, 6 November 2022 | 23:19 WIB
Kemensos RI telah merilis tema dan logo resmi untuk digunakan dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2022. ( Tangkapan layar laman resmi Kemensos RI)

Mediapriangan.com - Pertempuran Surabaya terjadi pada 10 November 1945. Pertempuran tersebut merupakan salah satu yang terbesar dan terberat sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia.

Itulah mengapa Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, sehingga bangsa Indonesia memperingati 10 November sebagai Hari Pahlawan.

Berikut Mediapriangan.com merangkum sejarah kemerdekaan Indonesia, terutama terjadinya pertempuran Surabaya yang menjadi asal usul diperingatinya Hari Pahlawan setiap 10 November.

Baca Juga: Tema Hari Pahlawan 2022, 'Pahlawanku, Teladanku', Simak Makna Filosofi Logo Peringatan Ke 77

Pertempuran Surabaya ini dilatarbelakangi oleh kedatangan pasukan sekutu yang tergabung dalam Allied Forces Netherland East Indies (NICA) pada 25 Oktober 1945.

Pasukan NICA dipimpin oleh Jenderal Mallaby ke Surabaya dan kemudian mendirikan pos pertahanan.

Kedatangan sekutu awalnya untuk mengamankan tawanan perang, melucuti senjata Jepang dan menjaga ketertiban pasca kemerdekaan.

Baca Juga: Sejarah, Tema dan Logo Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2022, Ini Link Dowload Logo Hingga Twibbon

Pasukan sekutu ini menyebarkan selebaran agar masyarakat Surabaya menyerahkan senjata yang dimiliki.

Perintah sekutu itu membuat masyarakat Surabaya marah. Mereka menolak menyerahkan senjata kepada sekutu.

Hingga akhirnya, masyarakat Surabaya melakukan serangan dan mengusir pasukan sekutu.

Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran di Surabaya yang merupakan pertempuran besar antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Inggris.

Baca Juga: Link Download Pedoman Identitas Visual Penyelenggaraan dan Peringatan Hari Pahlawan 2022

Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini