Mediapriangan.com - Saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan 2022, lagu Mengheningkan Cipta akan dinyanyikan mengiringi Hening Cipta Serentak 60 Detik, untuk mengenang jasa-jasa pahlawan serta sebagai rasa syukur terhadap kemerdekaan Indonesia.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang tidak mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan 2022, untuk turut mengheningkan cipta secara Serentak 60 detik dengan cara menghentikan kegiatan sementara, menundukan kepala dengan khidmat.
Pada peringatan Hari Pahlawan 2022 nanti, setiap orang yang mendengar tanda-tanda dimulainya mengheningkan cipta wajib menghentikan kegiatan sementara, untuk Hening Cipta Serentak 60 detik.
Termasuk yang berada di pasar, Stasiun Kereta Api, Terminal Bis, Pelabuhan udara/laut dan tempat keramaian lainnya. Juga yang berada di rumah-rumah, dan di jalan raya dalam kota.
Bagi yang dalam kendaraan umum atau pribadi yang berada di jalan raya (dalam kota) agar menghentikan kendaraannya, juga pengendara motor, akan dihentikan oleh petugas di persimpangan-persimpangan.
Tanda-tanda dimulainya menghening cipta dengan bunyi sirine di tempat-tempat upacara antara lain Kantor-kantor/Instansi pemerintah, swasta dan lain-lain. Atau mungkin saja dengan memutarkan lagu Mengheningkan Cipta melalui ATCS.
Baca Juga: Hening Cipta Serentak 60 Detik, Pada Peringatan Hari Pahlawan 2022, Begini Petunjuk Pelaksanaannya
Jika Hening Cipta Serentak 60 detik di persimpangan atau lampu merah dengan diiringi lagu Mengheningkan Cipta, hal itu tentunya membuat suasana menjadi lebih sahdu.
Lagu Mengheningkan Cipta merupakan lagu ciptaan Truno Prawit, seorang komposer asal Solo. Umumnya masyarakat Indonesia sudah hafal lirik lagu Mengheningkan Cipta.
Bagaimana tidak, sejak duduk di bangku sekolah kita telah kerap menyanyikannya saat upacara di sekolah. Namun bisa juga, banyak yang belum benar-benar menghafalnya.
Baca Juga: 28 Link Download Panduan Lengkap Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022
Lirik lagu Mengheningkan Cipta
Ciptaan Truno Prawit
Dengan seluruh angkasa raya memuji