Dua Kekalahan Gresik Phonska Plus di Seri Malang, Dominasi Puncak Klasemen Proliga 2026 Terancam Tim Megawati

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 8 Februari 2026 | 17:49 WIB
Ilustrasi - Gresik Phonska Plus tumbang dua kali di seri Malang. Dominasi puncak klasemen sementara Proliga 2026 putri kini dibayangi tim Megawati Hangestri. (Tangkapan layar Moji TV)
Ilustrasi - Gresik Phonska Plus tumbang dua kali di seri Malang. Dominasi puncak klasemen sementara Proliga 2026 putri kini dibayangi tim Megawati Hangestri. (Tangkapan layar Moji TV)

MALANG, Mediapriangan.com - Momentum dominasi Gresik Phonska Plus di Proliga 2026 mendadak tersendat di seri Malang. Dua kekalahan menunda tiket menuju Final Four yang seharusnya sudah berada dalam genggaman.

Kekalahan terbaru dialami Gresik Phonska Plus saat berhadapan dengan Jakarta Livin Mandiri hari ini, Minggu 8 Februari 2026. Situasi ini mengubah peta persaingan dan membuka celah bagi para pesaing di papan atas.

Hasil tersebut memperpanjang catatan negatif setelah sebelumnya rekor tak terkalahkan mereka runtuh di tangan Jakarta Popsivo Polwan. Dua hasil ini menjadi alarm bagi tim yang tampil nyaris sempurna di paruh awal Proliga 2026.

Baca Juga: Tanpa Pelatih Utama, Gresik Phonska Plus Kalah Lagi dari Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026 Putri Seri Malang

Dari sisi klasemen, posisi Gresik Phonska Plus kini berada dalam tekanan. Jakarta Pertamina Enduro yang masih menyimpan satu pertandingan berpeluang melakukan kudeta jika mampu meraih kemenangan.

Keberadaan Megawati Hangestri Pertiwi di kubu Jakarta Pertamina Enduro membuat persaingan menuju Final Four semakin panas dan tak bisa diprediksi hingga laga terakhir.

Secara teknis, penurunan performa Gresik Phonska Plus terlihat jelas di seri Malang. Tim harus bermain dalam kondisi tidak ideal akibat absennya salah satu pemain asing, Oleksandra Bytsenko, outside hitter asal Ukraina.

Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Hari Ini, Jakarta Electric PLN Bungkam Bandung BJB Tandamata dan Ubah Peta Klasemen Sementara

Daya serang Gresik Phonska Plus hanya Annie Michem, Mediol Yoku dan Putri Nur Hidayanti Agustin Minimnya opsi serangan membuat pola permainan mudah ditebak oleh lawan, baik oleh Popsivo Polwan maupun Jakarta Livin Mandiri.

Kondisi ini menempatkan dan pemain lokal lainnya dalam tekanan besar. Meski tetap berusaha menjaga ritme permainan, efektivitas serangan Gresik Phonska Plus tak lagi setajam saat mereka mendominasi putaran pertama Proliga 2026.

Sorotan utama justru mengarah ke area teknis. Nama Alessandro Lodi absen dari pinggir lapangan dalam dua laga krusial tersebut. Ketidakhadiran pelatih asal Italia itu memunculkan pertanyaan besar mengenai stabilitas strategi dan kesiapan mental tim di momen genting.

Baca Juga: Giulia Angelina Ternyata Belum Bisa Diturunkan, Bandung BJB Tandamata Taruhkan Nasib Final Four Proliga 2026

Peran Alessandro Lodi selama ini sangat krusial dalam membangun identitas permainan Gresik Phonska Plus. Tanpa arahan langsung darinya, transisi permainan terlihat kurang rapi, terutama saat tim berada dalam tekanan poin di fase akhir set.

Bukan mengecilkan pelatih pengganti Nico Dwi, yang juga tak kalah berpengalaman, namun situasi ini membuat perjalanan Gresik Phonska Plus menuju Final Four tak lagi sepenuhnya aman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X