Waspada Penyebab Aki Mobil Cepat Tekor, Dari Jarang Dipanaskan hingga Gangguan Korsleting Kabel

photo author
Didit Fauzi Hendrian, Media Priangan
- Senin, 18 Agustus 2025 | 12:12 WIB
Ilustrasi aki yang tekor dapat menjadi masalah yang menjengkelkan bagi para pemilik mobil. (Freepik.com/JComp)
Ilustrasi aki yang tekor dapat menjadi masalah yang menjengkelkan bagi para pemilik mobil. (Freepik.com/JComp)

Mediapriangan.com - Aki Mobil sering dianggap sepele, padahal komponen ini berperan besar dalam memastikan kendaraan roda empat dapat berjalan normal. Ketika Tekor, berbagai masalah bisa muncul, mulai dari mesin sulit dinyalakan hingga sistem kelistrikan terganggu.

Banyak pengendara berasumsi aki hanya bermasalah jika sudah tua. Faktanya, ada banyak penyebab lain yang membuat daya simpan aki menurun lebih cepat.

Kebiasaan jarang menyalakan mobil, kondisi cuaca ekstrem, hingga korsleting kabel dapat memperpendek usia pakai aki.

Baca Juga: Mengenal The Beast, Mobil Kepresidenan Amerika Serikat yang Dikendarai Trump dan Putin di Alaska

Salah satu faktor utama adalah umur aki itu sendiri. Umumnya aki hanya bertahan dua hingga tiga tahun. Jika dibiarkan melewati batas usia, kemampuannya menyimpan energi akan melemah drastis.

Selain itu, mobil yang jarang digunakan juga rentan membuat aki kehilangan daya. Saat mobil lama tidak dipanaskan, aki tidak mendapat suplai listrik yang cukup, sehingga saat digunakan kembali sering mengalami masalah.

Gangguan pada alternator atau regulator juga bisa menjadi penyebab utama. Sistem pengisian yang tidak normal membuat aki tidak terisi dengan baik, dan akhirnya cepat habis meski baru diganti.

Baca Juga: Peluncuran SUV Listrik Li Auto i8 di China Diwarnai Skandal Uji Tabrakan dengan Truk Dongfeng, Tuai Kritik Warganet

Lingkungan sekitar turut memengaruhi. Cuaca panas ekstrem dapat mempercepat penguapan cairan elektrolit aki, sementara suhu dingin membuat kapasitas penyimpanan energi menurun. Kondisi ini sama-sama berisiko menurunkan performa aki.

Masalah lain yang tak kalah penting adalah korsleting kabel. Arus listrik yang tidak stabil dapat menguras aki tanpa disadari.

Beban listrik berlebihan dari penggunaan lampu tambahan, perangkat audio, atau aksesoris mobil juga dapat memperberat kerja aki.

Baca Juga: Tren Modifikasi Lampu Bi-LED Mobil Kian Populer, tapi Pengendara Lain Keluhkan Silau hingga Bahaya di Jalan

Jika aki sudah tekor, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menyalakan mesin menggunakan kabel jumper dari mobil lain.

Meski begitu, cara ini hanya bersifat sementara dan pemeriksaan di bengkel tetap diperlukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X