otomotif

Incar Pajero Sport atau Fortuner Bekas? Cek 7 Bagian Ini Sebelum Membeli agar Tak Boncos

Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB
SUV diesel bekas seperti Pajero Sport dan Toyota Fortuner perlu diperiksa pada bagian mesin, transmisi, kaki-kaki, serta dokumen sebelum dibeli. (Dok. NKRI24Jam)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Harga yang lebih terjangkau membuat SUV diesel bekas seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner menarik bagi pencari mobil keluarga maupun kendaraan untuk perjalanan jauh.

Namun, di balik tampilan gagah dan banderol yang menggiurkan, kondisi kendaraan perlu diperiksa secara teliti agar pembelian tidak berujung pada pengeluaran besar.

Calon pembeli sebaiknya tidak hanya berpatokan pada tahun produksi, jarak tempuh, atau penampilan eksterior. Riwayat penggunaan, perawatan mesin, kondisi transmisi, hingga kelengkapan dokumen turut menentukan kelayakan kendaraan.

Baca Juga: Honda NWZ150 Meluncur di China, Skutik 150 Cc Ini Punya Mild Hybrid, Kamera Ganda hingga Windshield Elektrik

Toyota Astra Motor (TAM) mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum membeli mobil bekas, termasuk menelusuri kemungkinan bekas kecelakaan atau banjir.

"Pemeriksaan dan uji jalan juga penting untuk membantu menilai kondisi dan kualitas kendaraan sebelum memutuskan membeli," tulis Toyota di laman resminya yang diakses Minggu (11/10/2026).

Agar tidak salah memilih, ada tujuh bagian penting yang perlu diperiksa sebelum memutuskan membeli SUV diesel bekas.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik BYD Oktober 2026 Melonjak, Seal Naik Rp230 Juta dan Sealion 7 Rp250 Juta

1. Kondisi Mesin Jangan Hanya Dinilai dari Suara

Mesin menjadi bagian utama yang harus diperiksa ketika calon pembeli mencari SUV diesel bekas. Pastikan mesin dapat dinyalakan dengan baik dan perhatikan apakah muncul suara kasar, getaran berlebihan, atau kebocoran cairan.

Amati pula asap yang keluar dari knalpot. Asap putih atau biru yang terus muncul setelah mesin mencapai suhu kerja perlu ditelusuri penyebabnya oleh mekanik. Jangan langsung mengambil kesimpulan tanpa pemeriksaan teknis karena warna asap dapat dipengaruhi sejumlah kondisi mesin.

Pada SUV diesel modern, sistem injeksi bahan bakar dan turbocharger juga perlu mendapat perhatian. Kerusakan pada komponen tersebut berpotensi menambah biaya perbaikan, terutama jika kendaraan tidak dirawat secara teratur.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan saat mesin dingin maupun setelah kendaraan digunakan, dengan bantuan mekanik jika calon pembeli tidak memahami karakter mesin diesel.

Halaman:

Tags

Terkini