otomotif

Bujet Rp150 Juta, Pilih Avanza Bekas atau Mobil Listrik Baru? Ini Perbedaan Biaya dan Kepraktisannya

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:36 WIB
Dengan bujet Rp150 juta, pembeli bisa mempertimbangkan MPV bekas seperti Toyota Avanza atau mobil listrik baru untuk kebutuhan harian. (Dok. NKRI24Jam)

Pengguna juga tidak perlu merencanakan perjalanan berdasarkan lokasi stasiun pengisian baterai karena mobil berbahan bakar bensin dapat mengisi bahan bakar di jaringan SPBU yang luas.

Namun, membeli MPV bekas membutuhkan pemeriksaan menyeluruh. Calon pembeli perlu mengecek kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin, riwayat servis, serta kemungkinan bekas tabrakan atau banjir.

Selain harga pembelian, biaya bahan bakar dan perawatan juga perlu diperhitungkan. Kendaraan berusia lebih tua berpotensi membutuhkan penggantian komponen, sehingga anggaran perbaikan sebaiknya disiapkan sejak awal.

Baca Juga: Suzuki V-Strom SX 250 Punya Warna Baru, Harga Rp37 Jutaan dan Nasibnya di Indonesia Bikin Penasaran

Mobil Listrik Baru untuk Mobilitas Harian

Berbeda dengan MPV bekas, mobil listrik baru di kelas harga terjangkau umumnya menawarkan bodi lebih ringkas dan kapasitas penumpang lebih terbatas.

Wuling Air ev, VinFast VF 3, dan Seres E1 dapat dipertimbangkan untuk mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang sebagian besar melakukan perjalanan di dalam kota.

Keunggulan utamanya terletak pada biaya energi dan karakter penggeraknya. Mobil listrik tidak memerlukan bensin atau penggantian oli mesin seperti kendaraan bermesin pembakaran internal. Meski demikian, pemeriksaan ban, rem, cairan kendaraan, sistem kelistrikan, dan komponen lainnya tetap diperlukan.

Baca Juga: Ban Mobil Kurang atau Kelebihan Angin Bisa Picu Bahaya, Ini Cara Cek Tekanan PSI yang Tepat

Pengisian baterai di rumah juga dapat menjadi pilihan praktis bagi pengguna yang memiliki fasilitas listrik memadai. Biaya per kilometer bergantung pada konsumsi energi kendaraan, tarif listrik, serta efisiensi proses pengisian. Karena itu, pengeluaran aktual setiap pengguna dapat berbeda.

Mobil listrik baru juga dapat memberikan ketenangan melalui garansi resmi pabrikan, termasuk garansi baterai sesuai ketentuan masing-masing merek. Pembeli tetap perlu membaca syarat garansi dan memastikan ketersediaan layanan purnajual di wilayah tempat tinggalnya.

Sebelum membeli, konsumen sebaiknya memeriksa harga terbaru, varian yang tersedia, kapasitas baterai, jarak tempuh, dan kebutuhan instalasi pengisian daya di rumah. Harga mobil listrik dapat berubah mengikuti program penjualan dan kebijakan masing-masing produsen.

Baca Juga: Incar Pajero Sport atau Fortuner Bekas? Cek 7 Bagian Ini Sebelum Membeli agar Tak Boncos

Avanza Bekas atau Mobil Listrik Baru?

Pilihan antara MPV bekas dan mobil listrik baru pada akhirnya bergantung pada kebutuhan penggunaan kendaraan.

Halaman:

Tags

Terkini