Mediapriangan.com - Pemilik motor listrik perlu memperhatikan sejumlah kebiasaan sederhana agar kendaraan tetap prima dan baterai bisa digunakan dalam jangka panjang. Pengisian daya yang tepat, cara mencuci yang aman, serta pemeriksaan komponen secara berkala menjadi bagian penting dari perawatan motor listrik.
Berbeda dengan sepeda motor berbahan bakar bensin, kendaraan listrik tidak memerlukan penggantian oli mesin secara rutin. Namun, bukan berarti pemilik bisa mengabaikan pemeliharaan. Kondisi baterai dan sistem kelistrikan justru membutuhkan perhatian khusus karena berperan penting dalam menunjang kinerja kendaraan.
Salah satu langkah utama ialah menggunakan pengisi daya yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Charger bawaan atau perangkat yang telah direkomendasikan dapat membantu menjaga proses pengisian tetap sesuai spesifikasi kendaraan.
Baca Juga: Suzuki V-Strom SX 250 Punya Warna Baru, Harga Rp37 Jutaan dan Nasibnya di Indonesia Bikin Penasaran
Dalam informasi yang dimuat di situs resminya dan diakses pada Kamis, 15 Oktober 2026, Yamaha mengingatkan pentingnya menjaga pola pengisian daya.
"Kebiasaan sederhana dalam menjaga pola pengisian daya yang sehat adalah kunci utama agar baterai motor listrik tetap awet bertahun-tahun.
Hindari kebiasaan menguras baterai hingga benar-benar habis serta tidak membiarkannya terhubung ke pengisi daya terlalu lama akan menjaga kapasitas penyimpanan energi tetap berada pada kondisi optimalnya."
Baca Juga: Ban Mobil Kurang atau Kelebihan Angin Bisa Picu Bahaya, Ini Cara Cek Tekanan PSI yang Tepat
Perhatikan Pola Pengisian Baterai
Kebiasaan membiarkan baterai kosong sepenuhnya sebaiknya dihindari. Pemilik juga perlu mengikuti petunjuk pengisian daya sesuai jenis baterai dan rekomendasi pabrikan, termasuk ketentuan mengenai durasi pengisian.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam cara merawat motor listrik, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari. Pengisian daya yang sesuai petunjuk membantu menjaga baterai tetap bekerja dalam rentang penggunaan yang dianjurkan.
Selain itu, pemilik perlu memperhatikan kondisi baterai apabila motor tidak digunakan dalam waktu lama. Baterai sebaiknya disimpan sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk mengenai tingkat daya yang ideal dan lokasi penyimpanan.
Sebagai panduan umum, baterai yang tidak digunakan dalam waktu lama dapat disimpan dengan daya sekitar 50 hingga 70 persen apabila sesuai dengan petunjuk pabrikan. Pilih tempat yang sejuk dan kering, serta hindari membiarkan baterai dalam kondisi kosong total selama penyimpanan.
Artikel Terkait
Motor Matic Dipakai Harian di Kota, Salah Pilih Oli Bisa Bikin Mesin Overheat dan Tarikan Berat
Ban Motor Mulai Oleng atau Muncul Retakan? Cek 5 Tanda Ini Sebelum Terlambat Ganti Baru
GWM Ora 5 HEV Bikin Penasaran, Sekali Isi Bensin Diklaim Tembus 1.100 Km, Tenaga 223 PS dan Irit 22,7 Km per Liter
Harga Mobil Listrik Bekas Rp200 Jutaan, Hyundai Kona hingga Nissan Leaf Turun Rp400 Juta
Mobil Overheat Saat Macet? Jangan Langsung Buka Radiator, Ini 5 Langkah Aman untuk Menyelamatkan Mesin
OMODA X Debut Global 20 Oktober 2026, Desain Crossover Ini Gabungkan Gaya Sport dan Off-Road