Mediapriangan.com - Antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi tantangan bagi pengendara sepeda motor ketika pasokan BBM sulit diperoleh di sejumlah wilayah, termasuk Bali.
Dalam kondisi tersebut, mengatur konsumsi bahan bakar menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan agar motor tidak terlalu sering mengisi bensin.
Kebiasaan berkendara dan kondisi kendaraan berpengaruh terhadap jumlah bahan bakar yang digunakan. Karena itu, penghematan tidak hanya bergantung pada jenis motor, tetapi juga cara pengendara mengoperasikan dan merawat kendaraannya.
PT Astra Honda Motor (AHM) mengingatkan pentingnya perawatan rutin serta kebiasaan menggunakan bahan bakar secara bijak.
"Perlu diketahui, borosnya bahan bakar motor itu bisa disebabkan oleh ulah kita sendiri. Selain melakukan perawatan kendaraan yang rutin, perlu diketahui cara menghemat bahan bakar agar berkendara semakin nyaman dan konsumsi bensin lebih irit. Gunakanlah bahan bakar dengan bijak, " tulis PT Astra Honda Motor (AHM) dalam situs resminya yang diakses Kamis (22/10/2026).
Ada lima langkah yang dapat diterapkan pengendara untuk membantu mengurangi konsumsi bensin dalam aktivitas sehari-hari.
1. Hindari Memutar Gas secara Mendadak
Kebiasaan membuka dan menutup gas secara agresif dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Akselerasi mendadak membuat mesin membutuhkan lebih banyak tenaga dibandingkan ketika kecepatan ditambah secara bertahap.
Pengendara sebaiknya memutar tuas gas dengan halus dan menjaga kecepatan tetap stabil sesuai kondisi jalan. Kecepatan 40 hingga 60 kilometer per jam dapat menjadi acuan dalam kondisi yang memungkinkan, tetapi bukan angka mutlak karena konsumsi BBM juga dipengaruhi karakter mesin, lalu lintas, dan kondisi perjalanan.
Cara berkendara yang lebih konsisten membantu mengurangi perubahan putaran mesin yang tidak diperlukan, terutama ketika melintasi jalan perkotaan.