2. Matikan Mesin Saat Berhenti dalam Waktu Lama
Mesin yang terus menyala ketika motor tidak bergerak tetap menggunakan bahan bakar. Saat terjebak kemacetan atau menunggu dalam waktu cukup lama, pengendara dapat mematikan mesin apabila kondisi lalu lintas dan keselamatan memungkinkan.
Pada sepeda motor yang dilengkapi fitur Idling Stop System (ISS) atau Stop and Start System (SSS), pengendara dapat mengaktifkan fitur tersebut sesuai petunjuk penggunaan kendaraan.
Fitur ini membantu mengurangi waktu mesin menyala ketika motor berhenti. Namun, pengendara tetap perlu memperhatikan situasi jalan dan tidak mematikan mesin di lokasi yang berisiko membahayakan keselamatan.
3. Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Rekomendasi
Kondisi ban turut memengaruhi efisiensi bahan bakar. Tekanan angin yang terlalu rendah meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan motor.
Untuk menghindari kondisi tersebut, periksa tekanan ban secara berkala dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Informasi tekanan yang dianjurkan umumnya tercantum pada label kendaraan atau buku panduan pemilik.
Pemeriksaan rutin juga membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan motor saat digunakan. Dengan tekanan yang sesuai, hambatan gulir dapat dikendalikan sehingga mendukung penggunaan BBM yang lebih efisien.
4. Jangan Membawa Beban yang Tidak Diperlukan
Beban berlebih membuat mesin membutuhkan tenaga tambahan, terutama ketika motor mulai bergerak, menanjak, atau berakselerasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Pengendara dapat memulai dengan memeriksa bagasi dan mengeluarkan barang-barang berat yang tidak diperlukan selama perjalanan. Barang bawaan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan agar motor tidak membawa beban tambahan tanpa alasan.
Selain membantu efisiensi BBM, pengaturan muatan juga perlu memperhatikan batas beban kendaraan dan distribusi barang supaya motor tetap stabil ketika dikendarai.
Baca Juga: BYD Digugat Rp9,5 Triliun soal Merek Denza, Nama Diubah Jadi DANZA tetapi Sengketa Hukum Berlanjut