otomotif

BBM Langka Bikin Antrean SPBU Mengular, Ini 5 Cara Hemat Bensin Motor agar Tidak Cepat Habis

Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:54 WIB
BBM langka membuat pengendara motor harus mengantre di SPBU. Atur tarikan gas, periksa tekanan ban, dan pilih rute efisien agar bensin lebih hemat. (Dok. Instagram)

2. Matikan Mesin Saat Berhenti dalam Waktu Lama

Mesin yang terus menyala ketika motor tidak bergerak tetap menggunakan bahan bakar. Saat terjebak kemacetan atau menunggu dalam waktu cukup lama, pengendara dapat mematikan mesin apabila kondisi lalu lintas dan keselamatan memungkinkan.

Pada sepeda motor yang dilengkapi fitur Idling Stop System (ISS) atau Stop and Start System (SSS), pengendara dapat mengaktifkan fitur tersebut sesuai petunjuk penggunaan kendaraan.

Fitur ini membantu mengurangi waktu mesin menyala ketika motor berhenti. Namun, pengendara tetap perlu memperhatikan situasi jalan dan tidak mematikan mesin di lokasi yang berisiko membahayakan keselamatan.

Baca Juga: Chery Omoda 5 Disorot Usai As Roda Belakang Patah di Malaysia, Kasus Ini Jadi Ujian Kualitas dan Kepercayaan Konsumen

3. Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Rekomendasi

Kondisi ban turut memengaruhi efisiensi bahan bakar. Tekanan angin yang terlalu rendah meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan motor.

Untuk menghindari kondisi tersebut, periksa tekanan ban secara berkala dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Informasi tekanan yang dianjurkan umumnya tercantum pada label kendaraan atau buku panduan pemilik.

Pemeriksaan rutin juga membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan motor saat digunakan. Dengan tekanan yang sesuai, hambatan gulir dapat dikendalikan sehingga mendukung penggunaan BBM yang lebih efisien.

Baca Juga: BYD M6 Terguling di Underpass Mampang Jakarta Selatan, Diduga Hantam Pembatas Jalan, Kondisi Pengemudi Belum Diketahui

4. Jangan Membawa Beban yang Tidak Diperlukan

Beban berlebih membuat mesin membutuhkan tenaga tambahan, terutama ketika motor mulai bergerak, menanjak, atau berakselerasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Pengendara dapat memulai dengan memeriksa bagasi dan mengeluarkan barang-barang berat yang tidak diperlukan selama perjalanan. Barang bawaan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan agar motor tidak membawa beban tambahan tanpa alasan.

Selain membantu efisiensi BBM, pengaturan muatan juga perlu memperhatikan batas beban kendaraan dan distribusi barang supaya motor tetap stabil ketika dikendarai.

Baca Juga: BYD Digugat Rp9,5 Triliun soal Merek Denza, Nama Diubah Jadi DANZA tetapi Sengketa Hukum Berlanjut

Halaman:

Tags

Terkini