"Harapan kami agar UMKM dapat tumbuh dan berkembang. Konsep seperti ini sudah banyak di Tasikmalaya, seperti Car Free Day (CFD), Pasar Mambo Kuliner, atau Kojengkang," katanya.
Dani Irawan, Anggota DKM Darul Abror Bidang Informasi Teknologi (IT), menambahkan informasi tentang Pasar Ahad Abror yang diharapkan menjadi wadah promosi dan penjualan produk.
"DKM bekerja sama dengan Karang Taruna untuk menyelenggarakan Pasar Ahad Abror, sebuah bazaar yang mencakup UMKM, promosi produk, dan edukasi. Pasar ini akan diadakan setiap Minggu dan tidak hanya untuk warga Perum BRI, tetapi juga untuk UMKM dari luar yang menawarkan berbagai produk," jelas Dani.
Dani juga menyebutkan bahwa Pasar Ahad Abror akan menampilkan tidak hanya bazaar dan edukasi UMKM, tetapi juga melibatkan sektor otomotif, IPEMI, dan perbankan untuk menyosialisasikan QRIS sebagai metode pembayaran digital.
Dia berharap mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya untuk mengembangkan kreativitas Karang Taruna, tetapi juga untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Insha Allah, setiap Minggu, kami berencana menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik dan beragam lomba untuk anak-anak. Kami berharap mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkannya," harapnya.***
Artikel Terkait
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Kota Tasikmalaya, Perlu Kolaborasi Antar Stakeholder Dalam Pengembangan UMKM
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dengan Kemitraan UMKM dan BUMN
Edukasi Keuangan bagi UMKM dan IRT, Searah Dengan Peningkatan Pembangunan di Kabupaten Ciamis
Serahkan Hadiah Utama Pesta Rakyat Simpedes 2023, Wabup Garut Apresiasi Program BRI Untuk Pemberdayaan UMKM
Wakil Gubernur Jawa Barat Buka Pameran UMKM dan Pentas Seni Budaya Se-Priangan Timur di Kota Tasikmalaya