Konon Menjadi Pemandian Prabu Siliwangi, Situ Cirompang Terletak di Tengah-tengah Hutan di Kabupaten Garut

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 27 Desember 2023 | 14:47 WIB
Situ Cirompang merupakan sumber dari Sungai Cirompang Kabupaten Garut yang mengalir ke Laut Jawa Selatan memiliki sejarah yang kaya.   (Kominfo Garut)
Situ Cirompang merupakan sumber dari Sungai Cirompang Kabupaten Garut yang mengalir ke Laut Jawa Selatan memiliki sejarah yang kaya. (Kominfo Garut)

 

Mediapriangan.com - Situ Cirompang merupakan hulu Sungai Cirompang, terletak di tengah-tengah hutan, tersembunyi di Desa Gunung Jampang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Situ Cirompang, sebagai sumber dari Sungai Cirompang Kabupaten Garut yang mengalir ke Laut Jawa Selatan atau lebih dikenal sebagai Laut Selatan, memiliki sejarah yang kaya.

Situ Cirompang di Kabupaten Garut ini, konon menjadi tempat pemandian bagi Prabu Siliwangi, Raja Padjajaran yang memerintah Kerajaan Sunda Galuh selama 39 tahun.

Baca Juga: Menyambut Liburan Akhir Tahun 2023, Ini 5 Daya Tarik Destinasi Wisata Situ Cangkuang di Kabupaten Garut

Demikian dikatakan Bupati Garut, Rudy Gunawan saat kunjungan kerjanya di Desa Gunung Jampang, Kecamatan Bungbulang, pada Minggu, 24 Desember 2023.

Ia menghabiskan waktu di sumber Sungai Cirompang dan terkesan oleh keindahan alam sekitar, khususnya Sungai Cirompang, yang menjadi terkenal karena keasriannya.

Bupati Rudy juga menyampaikan cerita legenda tentang Sungai Cirompang, di mana masyarakat meyakini bahwa sungai ini adalah tempat mandi Prabu Siliwangi.

Baca Juga: Rasakan Keseruan Tak Terlupakan Pada Malam Tahun Baru 2024, Dengan Dino Zone Adventure di Hotel Santika Garut

"Masyarakat meyakini legenda bahwa ini adalah tempat mandi Prabu Siliwangi, karena situ ini telah ada selama berabad-abad dan airnya bening," ungkapnya, dikutip dari keterangan resminya.

Selain keindahan alam, di sekitar hulu Sungai Cirompang, ditemukan patok-patok yang diperkirakan berasal dari tahun 1800, diduga dibuat oleh ahli pertambangan Belanda.

Rudy menyebut ini sebagai indikasi potensi sumber emas di wilayah Kecamatan Bungbulang dan Pakenjeng.

Baca Juga: Wahana Alam Parung Tasikmalaya, Destinasi Wisata Dengan Berbagai Kuliner Khas Daerah yang Unik

"Patok-patok ini dibuat oleh ahli-ahli pertambangan Belanda, menandakan bahwa di Kecamatan Bungbulang dan Pakenjeng, ada potensi sumber emas. Saat ini, Antam telah melakukan penambangan emas di Pakenjeng," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X