Dia juga menggarisbawahi pentingnya ilmu agama sebagai benteng bagi anak-anak dari pengaruh buruk di sekitar mereka.
“Anak-anak dan generasi muda adalah aset bangsa. Mereka akan menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan,” tambah Bupati Ade.
Ketua Umum DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tasikmlaya, KH. Apipudin S.Pd.I, menjelaskan bahwa peserta festival ini terdiri dari murid-murid TK/TPA/TQA dengan jumlah peserta mencapai ribuan.
“Festival ini diadakan setiap 3 tahun sekali. Para peserta ini merupakan hasil seleksi di tingkat kecamatan,” jelas KH Apipudin.
Dia menjelaskan bahwa ada 22 jenis mata lomba yang diikuti peserta, mulai dari lomba mewarnai, kaligrafi, tahfiz juz 30, murotal, azan iqomah, peragaan solat, pidato bahasa Indonesia, TQA, tilawah, cerdas cermat, hingga nasyid.
Lomba ini memiliki jenjang kompetisi dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tingkat provinsi akan dilaksanakan pada bulan Juli, dan Kabupaten Tasikmalaya akan menjadi tuan rumah.***
Artikel Terkait
Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Mohamad Zen, Mewakili Bupati Ade Sugianto Melepas 51 ASN Masa Purna Tugas
Kabupaten Tasikmalaya Sukses Berantas Kaki Gajah, Bupati Ade Sugianto Raih Sertifikat Eliminasi Flariasis dari Kemenkes
Dialog Strategis Bersama PK2AN LAN RI, Kolaborasi Strategis untuk Tingkatkan Kinerja Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya
Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Ini Kontribusi DPRD Kabupaten Tasikmalaya melalui Seminar
Wakili Bupati Ade, Sekda Zen Pimpin Panen Padi Organik Dalam Farmer Field Day di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan 54 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya