"Sebelumnya saya bekerja di BUMN sebagai pengurus anak usaha dan saat ini sedang mengurus surat pengunduran diri," ujar Anom.
Selama masa pandemi COVID--19, Anom dipercaya oleh BUMN untuk menangani anak usaha yang mengalami keterpurukan.
Berkat kepemimpinan dan kemampuannya, perusahaan tersebut berhasil bangkit dan kini dalam kondisi lebih baik.
"Memang benar, saya memimpin anak usaha BUMN selama masa COVID-19 ketika perusahaan mengalami defisit keuangan. Alhamdulillah, saat ini perusahaan sudah mencapai surplus," tambah Anom.
Meskipun telah berada pada posisi bagus, Anom memutuskan untuk meninggalkan karirnya di BUMN dan siap mengabdikan diri untuk Kabupaten Pemalang sebagai calon kepala daerah.
Anom berharap langkah barunya ini akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pemalang dan siap menghadapi tantangan yang ada dalam kontestasi Pilkada mendatang.***
Artikel Terkait
Sugiri Sancoko Menuju Pilkada Serentak 2024, Bekal Kombinasi Pengalaman sebagai Bupati Ponorogo dan Jurnalistik
Setelah Awalnya Enggan, Gus Ibin Mendapat Dukungan Para Kyai NU dan Restu Ibunda untuk Maju dalam Pilkada Nganjuk 2024
Libatkan Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Kota Tasikmalaya dan Pilgub Jabar, Panwaslu Cipedes Bentuk Forum Warga
Zulkieflimansyah Sambut Jejaring Promedia, Ungkap Alasan Ikut Pilgub NTB 2024 sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat
Ketua DPC PDIP Kabupaten Batang Tegaskan Kesiapan Bertarung di Pilkada 2024 dalam Silaturahmi dengan Media Promedia
Kepada Promedia, Wakil Bupati Kutai Timur H. Kasmidi Bulang Tegaskan Kesiapannya untuk Maju di Pilkada Kutai Timur 2024