"Program ini selaras dengan komitmen kami untuk meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan, memberdayakan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan pemanfaatan biomassa, kami dapat mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan," tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa Kementerian Pertanian bekerja sama dengan PLN untuk memberikan edukasi kepada para petani di wilayah perdesaan, khususnya terkait pemanfaatan lahan kritis yang masih belum produktif.
Menurut Sudaryono, masih banyak lahan yang dibiarkan terbengkalai dan tidak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, lahan-lahan ini memiliki potensi untuk ditanami tanaman produktif yang dapat mendukung program biomassa.
"Banyak lahan kritis yang belum dimanfaatkan secara optimal," kata Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Salah satu tanaman yang dianjurkan untuk ditanam adalah pohon indigofera dan kaliandra, yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta dapat berfungsi sebagai bahan bakar alternatif.
"Salah satu solusi mudah adalah menanam tanaman indigofera dan kaliandra, yang tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga berperan penting dalam penyediaan bahan bakar terbarukan," jelas Sudaryono.
Kolaborasi antara Kementan, PLN, dan Pemkab Tasikmalaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana sektor pertanian dan energi dapat bersinergi untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang berbasis ekonomi kerakyatan.***
Artikel Terkait
Cheka Buka Acara Deklarasi Kampanye Damai di Kota Tasikmalaya, Dorong Partisipasi Masyarakat Menuju Pilkada 2024
Kenalkan Dunia Kerja dan Kewirausahaan Kreatif, SMKN 1 Tasikmalaya Gelar Expo 'Gema Nusantara' dan Job Fair 2024
Dorong Kualitas Sektor Peternakan, Pj Kota Tasikmalaya Resmikan Kontes Ternak Walikota Cup dan Expo Peternakan 2024
Rakor Desk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Sekda Moh. Zen Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Sukseskan Pilkada 2024
KPU Setujui Rano Karno Tambah Nama 'Si Doel' di Surat Suara Pilkada Jakarta, Tanda Pemilu Kini Perlu Daya Tarik Artis
Menilik Gaya Kaesang 'Putra Mulyono' Melawan Kritikan dengan Pendekatan Unik, Antara Tidak Baper atau Taktik Anti Kritik?