Pj Bupati Ciamis Tekankan Peran Strategis Bapenda dalam Meningkatkan PAD untuk Pembangunan Kabupaten Ciamis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 2 Desember 2024 | 22:07 WIB
Pj Bupati Ciamis Budi Waluya seusai memimpin apel pagi di kantor Bapenda Kabupaten Ciamis pada Senin, 2 Desember 2024.   (Prokopim)
Pj Bupati Ciamis Budi Waluya seusai memimpin apel pagi di kantor Bapenda Kabupaten Ciamis pada Senin, 2 Desember 2024. (Prokopim)

 

Mediapriangan.com - Bapenda memegang peran strategis sebagai salah satu organisasi perangkat daerah (OPD), keberadaannya diibaratkan sebagai "denyut nadi" yang memastikan kelangsungan pemerintahan di Kabupaten Ciamis.

Melalui Bapenda, pemerintah daerah mengelola pendapatan asli daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi. Pendapatan ini menjadi elemen krusial dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Ciamis, Budi Waluya, saat memimpin apel pagi di kantor Bapenda Kabupaten Ciamis pada Senin, 2 Desember 2024.

Baca Juga: Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh di 2025-2026, Pj Bupati Ciamis Hadiri Pertemuan Tahunan 2024

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati menyampaikan keprihatinan terkait ketergantungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis pada dana transfer dari pemerintah pusat.

Saat ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap total APBD.

“Angka ini sangat kecil. Kita semua harus berupaya maksimal untuk meningkatkan PAD,” ujar Budi Waluya.

Pj. Bupati menekankan pentingnya kerja keras, kerja cerdas, serta inovasi dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga: Pj Bupati Ciamis Hadiri Rakor Siaga Bencana Hidrometeorologi, Jawa Barat Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan

Ia juga menggarisbawahi perlunya koordinasi intensif antara Bapenda dan berbagai pihak terkait, baik internal maupun eksternal pemerintah daerah.

Salah satu pendekatan yang diusulkan adalah penerapan sistem reward and punishment untuk meningkatkan kesadaran pajak.

Wajib pajak yang patuh akan diberikan penghargaan, sementara yang tidak taat akan dikenai sanksi.

“Dengan sistem ini, kita dapat meningkatkan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X