Pemuda Pertanian Didorong Jadi Agen Perubahan, Seminar Nasional TRAVOWIL Bahas Tantangan Regenerasi Petani

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 21 Januari 2025 | 09:05 WIB
Pj. Bupati Ciamis Budi Waluya resmi membuka Seminar Nasional dan Training Advokasi dan Jurnalistik Wilayah II (TRAVOWIL) pada 20 Januari 2025 . (Prokopim)
Pj. Bupati Ciamis Budi Waluya resmi membuka Seminar Nasional dan Training Advokasi dan Jurnalistik Wilayah II (TRAVOWIL) pada 20 Januari 2025 . (Prokopim)

 

Mediapriangan.com - Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, secara resmi membuka kegiatan Seminar Nasional dan Training Advokasi dan Jurnalistik Wilayah II (TRAVOWIL) yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Galuh, Senin, 20 Januari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas pemuda dalam mengadvokasi dan mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Budi Waluya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap tema acara kali ini, yaitu “Strengthening the Role of Agricultural Youth for a Sustainable Future” (Memperkuat Peran Pemuda Pertanian untuk Masa Depan yang Berkelanjutan).

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Ciamis Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Fokus pada Inovasi dan Sinkronisasi Pembangunan

Ia menilai bahwa pemuda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dan inovator dalam pembangunan sektor pertanian yang saat ini menghadapi berbagai tantangan.

Budi menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor pertanian Indonesia adalah rendahnya regenerasi petani.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah pemuda berusia 16 hingga 30 tahun yang bekerja di sektor pertanian terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

ciamis

Baca Juga: Pj Bupati Budi Waluya Resmikan Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis

Fenomena serupa juga terjadi di Kabupaten Ciamis, yang dikenal sebagai daerah agraris di Jawa Barat.

“Regenerasi petani menjadi tantangan besar bagi kita semua. Pemuda sebagai generasi penerus harus lebih aktif dan terlibat dalam sektor ini untuk menciptakan masa depan pertanian yang lebih baik,” ungkap Budi Waluya.

Sebagai bagian dari upaya mengatasi hal ini, Pj. Bupati Ciamis mengungkapkan bahwa di Kabupaten Ciamis telah diterapkan berbagai inovasi, seperti mengajarkan bertani sejak dini kepada anak-anak, contohnya di Kecamatan Rancah.

Baca Juga: Pj Bupati Budi Waluya Buka Konkerkab III PGRI Kabupaten Ciamis, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Sinergi Guru

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X