GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Gandeng PMI Gelar Posko Donor Darah untuk Dukung Kemanusiaan dan Penuhi Stok Darah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 28 Januari 2025 | 23:32 WIB
Kegiatan Posko Donor Darah GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, kerja sama dengan PMI, digelar di Kantor PCNU pada 28 Januari 2025.   (Dede Farhan Kamil)
Kegiatan Posko Donor Darah GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, kerja sama dengan PMI, digelar di Kantor PCNU pada 28 Januari 2025. (Dede Farhan Kamil)

 

Mediapriangan.com - Sebagai bentuk dukungan terhadap kemanusiaan dan untuk membantu mengatasi kekurangan stok darah di Indonesia, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tasikmalaya untuk membuka Posko Donor Darah.

Posko Donor Darah tersebut berlangsung pada hari Selasa, 28 Januari 2025, di halaman Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, dan mendapat sambutan dari ratusan kader Ansor, Banser, Nahdliyin, serta masyarakat umum.

Posko Donor Darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 sekaligus Pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Barat.

Baca Juga: Viral 9 Pendaki Nekat ke Gunung Marapi Berstatus Waspada, BKSDA Tegaskan Bisa Terancam Blacklist dan Sanksi Hukum!

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Siddiq, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kontribusi GP Ansor dalam aksi kemanusiaan.

“Pada prinsipnya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka ikut serta membantu kemanusiaan lewat donor darah. Tidak peduli siapa pun penerima darah ini, kita sumbangkan untuk mereka yang membutuhkan,” ujar Fahmi Siddiq.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan ideal stok darah di Indonesia adalah 2-3% dari jumlah penduduk. Dengan populasi Indonesia yang mencapai 280 juta jiwa, dibutuhkan sekitar 5-7 juta kantong darah setiap tahunnya.

Baca Juga: Pemuda Pertanian Didorong Jadi Agen Perubahan, Seminar Nasional TRAVOWIL Bahas Tantangan Regenerasi Petani

Sayangnya, stok darah yang tersedia saat ini hanya mampu memenuhi sekitar 70-80% kebutuhan di berbagai daerah, bahkan di beberapa wilayah angka ini jauh lebih rendah.

Faktor-faktor seperti meningkatnya jumlah kecelakaan, kebutuhan operasi, serta kebutuhan darah untuk penyakit kronis, turut mendorong tingginya kebutuhan stok darah.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah masih tergolong stagnan, sehingga kebutuhan darah sering kali tidak terpenuhi. Akibatnya, banyak pasien yang tidak mendapatkan darah yang dibutuhkan tepat waktu.

Baca Juga: 3 Fakta Terkini Banjir Bandang di Jateng, dari Puluhan Warga Grobogan Mengungsi hingga 23 Desa Wilayah Kendal Terendam!

Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk aktif berdonor darah, sekaligus membantu memenuhi stok darah yang sangat dibutuhkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X