3 Fakta Terkini Banjir Bandang di Jateng, dari Puluhan Warga Grobogan Mengungsi hingga 23 Desa Wilayah Kendal Terendam!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 21 Januari 2025 | 13:00 WIB
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025.  (X.com/@Jateng_Twit)
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

Mediapriangan.com - Publik tengah menyoroti bencana banjir bandang melanda berbagai kawasan di Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2024.

Bencana banjir yang membuat aktivitas warga setempat terganggu hingga berdampak hingga ke pelosok desa di kabupaten dan kota di Jateng.

Salah satunya banjir yang terjadi di Kabupaten Grobogan, jateng, kini telah merendam 7 desa di sekitarnya.

Selain itu, ruas jalan utama di Grobogan pun terendam banjir, seperti di Jalan R. Suprapto, Untung Suropati, dan Hayam Wuruk.

Baca Juga: Banjir Iklan Judol di Meta Akibat Minimnya Regulasi Medsos, Pemerintah Diminta Tegur Platform dan Meta Secara Tegas!

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto menuturkan banjir bandang di Grobogan disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya tiga sungai utama, yakni Sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.

"Sungai yang tidak mampu menampung debit air kemudian meluap dan mengakibatkan banjir di Grobogan," tutur Wahyu kepada wartawan di Purwodadi, Grobogan, pada Selasa, 21 Januari 2025.

Lantas, apa saja gangguan akibat bencana banjir di kawasan Jateng ini? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Setelah Salju Bersejarah di Arab Saudi, Kini Banjir Bandang Melanda Mekah dan Madinah, Akibat Cuaca Ekstrem

Banjir di Grobogan Ganggu Perjalanan KA Semarang

Dalam kesempatan berbeda, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyebut banjir di Grobogan mengganggu perjalan kereta api (KA) dari Semarang.

Terdapat genangan air setinggi 20 sentimeter (cm) menutup rel di petak jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati.

"Jalur ditutup sementara akibat genangan air yang mencapai 20 cm dan menutup rel," terang Wibowo kepada awak media, pada Selasa, 21 Januari 2025.

Baca Juga: Fenomena Banjir Rob dan Ironi Proyek Tanggul yang Mangkrak Sejak 2014 di Jakarta Utara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X