Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak melalui pemberian asupan gizi yang tepat.
Salah satu aspek utama yang menjadi fokus dalam peninjauan ini adalah pemenuhan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program MBG.
Pj. Bupati Ciamis memastikan bahwa semua aspek yang berkaitan dengan gizi, mutu bahan makanan, penyimpanan, serta sterilisasi makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Dari hasil tinjauan di dapur SPPG, terlihat bahwa seluruh tahapan penyajian makanan dilakukan dengan higienis dan sesuai dengan protokol kesehatan.
Masalah gizi masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk Ciamis.
Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi nyata agar masyarakat, khususnya anak-anak, benar-benar merasakan manfaat dari program MBG ini.
Diharapkan, melalui program ini, Kabupaten Ciamis dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat, tetapi juga cerdas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.***
Artikel Terkait
Deddy Corbuzier Kritik Siswa Soal Menu MBG, Prabowo Subianto Janji Rampungkan Program Makan Bergizi Gratis Akhir 2025
Deddy Corbuzier Disorot karena Kritik Anak Penerima MBG, Livy Renata Angkat Bicara dan Ungkit Isu Lama dengan Catheez
Kepala Badan Gizi Nasional Ungkap Peluang Serangga Hingga Ulat Sagu Masuk dalam Menu MBG, Begini Penjelasannya
Sri Mulyani Angkat Bicara! BGN Minta Tambah Anggaran MBG Rp100 Triliun, UMKM Auto Cuan?
Viral Aksi Pelajar Papua Tolak MBG, Lebih Pilih Pendidikan Daripada Makan Bergizi Gratis, Begini Respons Mendikdasmen
MBG Jadi Prioritas Prabowo, Gibran: Rakyat Sudah Tagih Sejak Sebelum Pelantikan, Kini Harapannya Segera Merata
Menkeu Sri Mulyani, Program MBG Itu Kayak Hajatan Mantu Tiap Hari, Bayangin Ribetnya Urus Catering Segitu Banyak!
BGN Kena Pangkas Rp200 Miliar! Kok Bisa? Padahal MBG Disebut Jadi Penyebab Pemangkasan Berbagai Anggaran Lainnya
Marak PHK Gara-Gara MBG? Istana Bantah, Mahfud MD Bicara Soal Logika Anggaran, TVRI Siap Panggil Karyawan Lagi!
MBG Masih Bergantung pada Produk Impor, Kemendiktisaintek Siap Gandeng UMKM dan Industri Lokal untuk Solusinya!