Mediapriangan.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, kembali melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis(MBG) di SMPN 1 Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, pada Senin, 24 Februari 2025.
Dalam kesempatan ini, Sekda Adang didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta beberapa Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Antusiasme terlihat dari para siswa yang dengan semangat menerima makanan bergizi yang telah disediakan untuk mendukung kebutuhan nutrisi mereka.
Baca Juga: Bupati Ciamis Dilantik Tanpa Wakil, Sejarah Baru dalam Pelantikan 961 Kepala Daerah di Istana Negara
Program MBG ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di sekolah.
Sekda Andang menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan serta kelancaran pelaksanaan program MBG di berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis.
Ia menyebutkan bahwa program MBG telah berjalan dengan baik di SMPN 1 Cikoneng dan semakin tertata dari waktu ke waktu.
“Penyaluran program MBG semakin tertib dan terorganisir dengan baik. Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini telah diterapkan secara bertahap di berbagai kecamatan, seperti Banjarsari, Kawali, dan Ciamis, hingga akhirnya kini diterapkan di Kecamatan Cikoneng.
Ia berharap cakupan program ini dapat semakin luas hingga menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Ciamis.
Di Kecamatan Cikoneng sendiri, sebanyak 4.300 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMA, telah merasakan manfaat dari program ini.
Sekda juga menegaskan bahwa program MBG memiliki dampak besar dalam meningkatkan asupan gizi siswa, yang berperan dalam perkembangan kecerdasan dan kesehatan fisik mereka.
Artikel Terkait
Viral Aksi Pelajar Papua Tolak MBG, Lebih Pilih Pendidikan Daripada Makan Bergizi Gratis, Begini Respons Mendikdasmen
Menkeu Sri Mulyani, Program MBG Itu Kayak Hajatan Mantu Tiap Hari, Bayangin Ribetnya Urus Catering Segitu Banyak!
BGN Kena Pangkas Rp200 Miliar! Kok Bisa? Padahal MBG Disebut Jadi Penyebab Pemangkasan Berbagai Anggaran Lainnya
Marak PHK Gara-Gara MBG? Istana Bantah, Mahfud MD Bicara Soal Logika Anggaran, TVRI Siap Panggil Karyawan Lagi!
MBG Masih Bergantung pada Produk Impor, Kemendiktisaintek Siap Gandeng UMKM dan Industri Lokal untuk Solusinya!
Penolakan MBG di Papua, Kepala BGN Beri Jawaban Tegas, Semua Anak Punya Hak, Tanpa Pandang Status, Kaya atau Miskin