Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Dukung Indikator MCP 2025 untuk Pemerintahan Bersih dan Transparan, Ini Komitmennya!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 6 Maret 2025 | 16:00 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Sekda Andang Firman Triyadi serta para Asda mengikuti peluncuran MCP 2025 dari Ruang Vidcon Pendopo pada Rabu, 5 Maret 2025. (Ist.)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Sekda Andang Firman Triyadi serta para Asda mengikuti peluncuran MCP 2025 dari Ruang Vidcon Pendopo pada Rabu, 5 Maret 2025. (Ist.)

 

 

Mediapriangan.com - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengikuti peluncuran Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025 yang digelar secara virtual pada Rabu, 5 Maret 2025, dari Ruang Vidcon Pendopo Ciamis.

Acara peluncuran MCP 2025 ini dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Andang Firman Triyadi serta para Asisten Daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis.

KPK meluncurkan indikator terbaru MCP 2025 ini, sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat pencegahan korupsi di berbagai instansi pemerintah, termasuk daerah.

Baca Juga: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Dukung Penuh Program Jabar Istimewa, Optimis Ciamis Semakin Maju dan Berkelanjutan

Acara ini dibuka oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dan diikuti oleh kepala daerah serta instansi terkait di seluruh Indonesia.

Indikator MCP 2025 dirancang untuk mengukur efektivitas program pencegahan korupsi yang diterapkan di berbagai lembaga pemerintah, khususnya di tingkat daerah.

 

Dengan sistem penilaian yang lebih komprehensif, diharapkan setiap daerah mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan profesional.

Baca Juga: Sertijab Pj Bupati Budi Waluya ke Herdiat Sunarya, Resmi Pimpin Ciamis 2025-2030 dengan Visi Pembangunan Berkelanjutan

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa indikator MCP 2025 akan berfokus pada tujuh area perubahan strategis yang menjadi kunci dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Melalui indikator ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik berjalan transparan serta akuntabel. Evaluasi rutin terhadap implementasi MCP juga akan menjadi alat penting dalam mendeteksi celah yang berpotensi disalahgunakan,” ujar Setyo Budiyanto.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa strategi pencegahan harus dilakukan dengan pendekatan sistemik dan regulatif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X