Dedi membandingkan kasus ini dengan sertifikasi laut yang sebelumnya sempat menjadi polemik.
"Kemarin laut disertifikatkan, sekarang sungai disertifikatkan," sebut Dedi.
"Cabut, karena ini jadi milik perorangan. Jangan dibiarkan. Jangan hanya ngomong soal bencana," lanjutnya.
Gubernur Jabar itu mengingatkan dampak dari alih fungsi bantaran sungai ini bukan hanya soal kepemilikan lahan, tetapi juga berkontribusi pada meningkatnya risiko banjir di wilayah Bekasi.
"Kerugian akibat banjir lebih dari Rp3 triliun. Tahun ini adalah tahun tobat, termasuk tobat yang mensertifikatkan sungai," pungkas Dedi.***
Artikel Terkait
Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Bentuk Tim Pemenangan untuk Pilgub Jabar 2024
DPRD Jawa Barat Resmi Tetapkan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Sebagai Pasangan Cagub dan Cawagub Terpilih 2024-2030
Susi Pudjiastuti Jadi Penasihat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Tak Dibayar dan Punya Syarat Unik: Kalau Enggak, Saya Kabur!
Dedi Mulyadi Sentil Normalisasi Sungai Bekasi yang Lemot, Masalah Lahan Bersertifikat Bikin Ribet, Harus Cepet Beres!