Polda Jabar Ungkap Identitas Peserta PPDS Unpad Spesialis Anestesi Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS Bandung

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 12 April 2025 | 22:29 WIB
Postingan viral dugaan pemerkosaan Peserta PPDS Unpad (Instagram.com/@ppdsgramm)
Postingan viral dugaan pemerkosaan Peserta PPDS Unpad (Instagram.com/@ppdsgramm)

 

Mediapriangan.com - Lini masa media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan viralnya kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).

Peserta PPDS Unpad itu diduga membius dan memperkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Terkini, Polda Jabar menahan seorang peserta PPDS Unpad berinisial PAP (31) atas dugaan kekerasan seksual terhadap keluarga pasien di RSHS Bandung.

Baca Juga: Sopir Tangki Pertamina Oplos 4.000 Liter Pertalite dengan Air, SPBU Trucuk Klaten, Jateng, Terhenti Operasionalnya

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, membenarkan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh pihaknya.

"Iya kita tangani kasusnya, sudah ditahan tanggal 23 Maret tersangkanya," kata Surawan kepada awak media di Bandung, pada Rabu, 9 April 2025.

Surawan menjelaskan, pelaku merupakan peserta residen program spesialis anestesi di Unpad.

Baca Juga: Sopir Tangki Pertamina Oplos Pertalite dengan 4.000 Liter Air di Klaten Jateng, Kini Ditetapkan Jadi Tersangka

Kejadian itu terjadi di RSHS Bandung pada pertengahan Maret 2025 lalu.

"Pelakunya satu orang, umur 31 tahun, merupakan spesialis anastesi," tutur Surawan.

Sebelumnya, salah satu postingan yang viral tampak membagikan tulisan chat yang menyebut adanya pemerkosaan terhadap penunggu pasien dengan menggunakan obat bius.

Baca Juga: Tersangka Oknum TNI AL Peragakan 33 Adegan Pembunuhan Juwita, Pengacara Sebut Tersangka Melakukannya dengan Tenang

"Assalamualaikum dok. Izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius," tulis akun Instagram @ppdsgramm, pada Selasa, 8 April 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X