Ia juga menyentil gaya kepemimpinan yang menurutnya hanya mengandalkan protokoler, pencitraan, dan perjalanan dinas ke luar negeri.
“Daripada gubernur yang tidur, gubernur protokoler, gubernur yang ingin dihargai, gubernur yang habiskan anggaran buat jalan-jalan ke luar negeri. Teu hayang teuing aing,” ucapnya dalam logat khas Sunda.
Dedi dan Gaya Kepemimpinan Baru
Melalui pendekatan digital dan transparansi aktivitas, Dedi seolah ingin menegaskan bahwa pejabat publik di era modern perlu membangun kedekatan dengan rakyat secara nyata dan terbuka.
Bagi Dedi, aktivitas konten bukan sekadar pencitraan, melainkan alat penggerak sosial dan saluran langsung menyalurkan manfaat.
Tak heran jika banyak warganet yang justru mendukung cara kerja Dedi yang dianggap berbeda namun berdampak langsung.***
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Sindir Bobotoh Tak Diizinkan Istri Rayakan Persib Juara, Tatapan Itu Memang Lebih Menakutkan dari Apapun
Viral Siswa Jabar Masuk Barak TNI, Kak Seto Angkat Suara, Sebut Banyak Salah Paham soal Langkah Dedi Mulyadi!
Tragedi Amunisi Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi Ungkap Ada Korban Sipil Bantu TNI AD Selama 10 Tahun Tanpa Status Jelas
KPAI Soroti Program Barak TNI, 6,7% Siswa Mengaku Tak Paham Alasan Dikirim oleh Gubernur Dedi Mulyadi
Ramai Siswa ke Barak TNI, KPAI Soroti Program Dedi Mulyadi Tak Miliki Standar Baku dan Pengajaran Tak Seragam
KPAI Soroti Program Siswa Nakal ke Barak TNI, Minta Dedi Mulyadi Evaluasi dan Libatkan Orang Tua di Tahap Lanjutan
Disindir KPAI soal Siswa ke Barak TNI, Dedi Mulyadi Tantang Turun Langsung, Jangan Cuma Komentar dari Jauh!
Tangis Haru Warnai Kepulangan Siswa SMP dari Barak TNI di Purwakarta, Dedi Mulyadi, Air Mata Itu Tanda Bahagia!
Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak TNI, Pramono Anung Gelar Bersholawat, Dua Cara Unik Atasi Kenakalan Remaja
Dedi Mulyadi Hadiahi Rp25 Juta ke Petugas Upacara Harkitnas, Ngaku Uangnya dari Ngonten, Gratis, Pulang Dapat Bonus!