Bripka Marsidon Tertembak Saat Antar Korban Laka, Pelaku Gunakan Senpi dan Kabur Naik Motor di Jayawijaya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 29 Mei 2025 | 20:32 WIB
Foto ilustrasi - Anggota Satuan Lalu Linta Polres Jayawijaya Papua menjadi korban penembakan orang tak dikenal.  (Freepik.com)
Foto ilustrasi - Anggota Satuan Lalu Linta Polres Jayawijaya Papua menjadi korban penembakan orang tak dikenal. (Freepik.com)

Mediapriangan.com - Aksi penembakan terhadap anggota kepolisian kembali terjadi di Papua. Seorang personel Satuan Lalu Lintas Polres Jayawijaya, Bripka Marsidon Debataraja, menjadi korban setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu malam, 28 Mei 2025.

Insiden terjadi sekitar pukul 19.14 WIT, tak lama setelah Bripka Marsidon bersama rekannya, Aipda Bakri Sidikun, mengantar korban kecelakaan lalu lintas ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Wamena, dari Jalan JB Wenas.

"Pelaku diduga menggunakan senjata api laras panjang dan melarikan diri memakai sepeda motor,” kata Faizal seperti dikutip pada Kamis 29 Mei 2025.

Baca Juga: Prabowo Dampingi Macron Jelajahi Candi Borobudur, Momen Eratnya Hubungan RI–Prancis Terekam di Tengah Warisan Dunia

Setelah menyelesaikan tugasnya, kedua anggota Satlantas itu hendak kembali ke markas Polres Jayawijaya.

Namun sesaat sebelum meninggalkan area rumah sakit yang terletak di Jalan Trikora, terdengar suara tembakan yang kemudian mengenai Bripka Marsidon di bagian dada sebelah kiri.

Aipda Bakri yang berada di lokasi langsung mengevakuasi rekan tugasnya ke IGD. Sementara pelaku penembakan diketahui kabur menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp53 Miliar di Kemenaker, Imigrasi Terlibat dalam Skema Izin Tenaga Kerja Asing?

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkap bahwa hasil olah tempat kejadian perkara menemukan empat selongsong peluru berkaliber 5.56 mm di sekitar lokasi.

Selain itu, kendaraan dinas yang dipakai korban turut mengalami kerusakan, termasuk empat lubang peluru di kaca depan.

“Aipda Bakri Sidikun yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban ke IGD," ia menambahkan.

Baca Juga: Pramono Anung Soroti Ondel-Ondel untuk Ngamen, Siapkan Aturan Khusus Agar Warisan Betawi Tak Diremehkan Lagi

Faizal mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi biadab yang tidak berperikemanusiaan. Ia menegaskan bahwa aparat akan melakukan pengejaran hingga pelaku ditangkap.

"Kita akan kejar, tidak ada tempat aman untuk para pelaku," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X