"Menjadi pahlawan di era sekarang, tidak lagi identik dengan mengangkat senjata di medan perang. pahlawan masa kini adalah mereka yang bekerja tulus, jujur dan penuh dedikasi dalam bidangnya masing-masing untuk kemajuan bangsa dan daerah," jelasnya.
Seperti halnya guru yang berupaya memberantas kebodohan serta dengan sabar membentuk karakter generasi muda, petani yang tanpa henti mengolah tanah demi ketahanan pangan, petugas kesehatan yang berkorban untuk melayani, pedagang, nelayan, buruh, relawan dan banyak lagi anak-anak bangsa yang hebat yang memberikan manfaat dan kontribusi nyata, semuanya adalah pahlawan.
Baca Juga: Pendaki Gunung Bawakaraeng Tewas karena Hipotermia saat Peringatan HUT RI ke-80 di Gowa Sulsel
Di akhir sambutan, ia mengajak untuk mengenang para pahlawan dengan mengisi setiap hari dengan perbuatan baik. Menjadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai titik tolak untuk memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan, meningkatkan kesejahteraan dan memajukan Indonesia.
"Dari Kabupaten Tasikmalaya, kita tunjukkan bahwa daerah yang religius dan berbudaya mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80 bersatu berdaulat, rakyat sejahtera indonesia maju," kata Cecep.***
Artikel Terkait
Dihadapan Gubernur Dedi Mulyadi, Bupati Cecep Nurul Yakin Beberkan Potret Objektif Kabupaten Tasikmalaya
Relawan Bhakti BUMN 2025: IFG dan Holding Turun ke Maros, Bawa Program Sosial hingga Peringati HUT RI ke-80
Meriahkan HUT ke-80 RI, Bupati Herdiat Main Angklung dengan Pensiunan dan Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih
IFG Group Warnai HUT RI ke-80 di Maros, Relawan Bhakti BUMN 2025 Hadirkan Semangat Gotong Royong untuk Negeri
Semarak Lomba HUT RI ke-80, Dari Maraton di Sumut, Festival Bogor, hingga Aksi Sosial Bhayangkari Lampung
IFG Semarakkan HUT ke-80 RI Lewat Upacara dan Lomba Rakyat di Cibubur, Maros, hingga Cilincing