Hari Jantung Sedunia 2025 di Garut, Dinkes Ajak Warga Terapkan Pola Hidup CERDIK untuk Tekan Kasus Penyakit Jantung

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 29 September 2025 | 18:59 WIB
Kepala Dinkes Garut, Leli Yuliani, memimpin peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 di Lapang Makorem 062/Tarumanegara, Minggu (28/9/2025). (Dok. Diskominfo)
Kepala Dinkes Garut, Leli Yuliani, memimpin peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 di Lapang Makorem 062/Tarumanegara, Minggu (28/9/2025). (Dok. Diskominfo)

 

Mediapriangan.com - Peringatan Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day (WHD) 2025 diselenggarakan meriah di Lapang Makorem 062/Tarumanegara, Jalan Bratayudha, Garut Kota, Minggu (28/9/2025).

Acara peringatan Hari Jantung Sedunia yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit jantung sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Dalam sambutannya, Leli mengungkapkan rasa terima kasih kepada panitia dan pihak pendukung, sekaligus menyampaikan keprihatinan atas tingginya kasus jantung di wilayah Garut.

Baca Juga: Uya Kuya Menangis Lihat Rumahnya Rusak Usai Dijarah, Kenangan Anak-anaknya Raib Tak Bersisa

“Berdasarkan data BPJS, terdapat sekitar 7.000 lebih rujukan dari puskesmas ke rumah sakit terkait kasus jantung,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya penerapan pola hidup CERDIK sebagai langkah pencegahan. Pola ini mencakup Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

"Memang di Dinas Kesehatan Kabupaten Garut harus melakukan sosialisasi terkait untuk pencegahan terhadap penyakit jantung agar masyarakat mengetahui dan melaksanakannya, dan prevalensi terhadap penyakit jantung menurun," tegasnya.

Baca Juga: Pelepasan Tim Bola Voli ASN Ciamis ke PORNAS XVII KORPRI, Bupati Herdiat Beri Pesan Khusus Soal Sportivitas!

Leli juga mengimbau pasien penderita jantung untuk rutin kontrol, konsisten menjalankan pola CERDIK, bergabung dengan komunitas kesehatan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala serangan mendadak.

Ketua Panitia, Fadli Amarulloh, melaporkan kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader, pelajar, dan komunitas masyarakat. Sebanyak 39 instansi pemerintah maupun swasta turut mendukung acara tersebut.

“Semua kegiatan ini kami rancang bukan hanya sebagai bentuk edukasi saja, tetapi pengalaman nyata untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan jantung,” jelas Fadli.

Baca Juga: Viral Bobby Nasution Hentikan Truk Pelat Aceh, Pemprov Sumut Tegaskan Bukan Razia tapi Ajakan Bayar Pajak

Rangkaian acara WHD 2025 digelar selama sepekan, termasuk Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, screening jantung gratis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga puncak acara berupa Senam Jantung Bersama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X